Saturday, December 20, 2008

pudarkah cinta itu?

'Salamualaikum...

Ketika pertama kulihat wajahnya pertama kali...
Dulu.. dulu sekali.
Ketika kudengar suaranya pertama kali...
Ketika ku sapa dia pertama kali..
Ah, membawaku ke alam lain yang indah. Alam penuh makna kalau orang sedang jatuh cinta bilang. Menerbangkan akal sehatku ke alam mimpi, melambung tinggi seakan sakit dalam kehidupanku luluh berguguran, hanya dengan mendengar tutur katanya, hanya dengan melihat senyumnya...
Kuberanikan diri, dengan sepenuh hati kuberjanji sehidup semati..
Halal baginya, halal bagiku.. kupanggillah dia dinda, sang bidadari hatiku. Dia yang bisa kujadikan tumpuan beban bathinku, menyejukkan hatiku, meredam amarahku. Dia yang menemaniku sepanjang waktu dalam perjalanan hidupku. Dia yang mempersembahkan hal terindah yang sebelumnya hanya angan belaka. Dia yang memberiku tiga permata penyambung jihadku...
Bertahun...lama...
Entah apa gerangan yang terjadi pada cintaku.. Wajahnya tak lagi secerah dulu, badannya tak lagi seramping dulu, nafasnya tak lagi seharum dulu... Tangan2 halusnya, kini kasar oleh pekerjaan rumah yang kadang tak habis2.. Satu dua rambutnya berubah warna.. Tinggi badannya jadi tak seimbang dengan beratnya bila kuamati, mata jernihnya, terlihat sayu..kadang berair karena lelah.. Jalannya tak seperti dulu, semua berubah pada cintaku. Usia. Mungkin itu yang menjadi sebab..
Sedangkan aku.. masih gagah, masih pria mapan dengan segala kemapanannya. Salahkan aku jika aku berbagi sebagian cintaku pada bidadari lain? Bukan pudar cintaku, bukan... sungguh bukan itu. Aku hanya ingin berbagi. Ketertarikan pada dia?pasti. Dia cantik bidadariku, dia wanita shalihah (insyaAllah) sepertimu.. Dia sanggup menjadi yang ke dua.. Dia sanggup duduk di kursi belakang mobil kita jika jalan2 keluar. Dia sanggup menjadi Ummi juga bagi tiga permata hati kita..
Dinda.. ijinkan aku berbagi cintaku dengannya.. Dia akan menjadi sahabat bagimu.. teman curhat..
Dinda... bukan pudar cintaku..hanya ingin kubagi.. Mengertilah..

No comments:

Post a Comment

In a nut shell

Jika Allah yang menolong kamu, maka tiadalah yang dapat mengalahkanmu, jika Allah membiarkan kamu (tidak menolongmu)maka siapakah yang dapat menolong kamu selain Allah. -Ali Imran 160