Wednesday, December 24, 2008

Adakah ibu si Malin menyesal?

Hari ibu, selalu mengingatkan saya pada cerita klasik rakyat sumatera barat, Padang. Cerita apa lagi kalau bukan si Malin Kundang anak durhaka.

Ceritanya berawal dari seorang janda bernanak tunggal yang diberi nama Malin Kundang. Mereka adalah keluarga miskin yang tentunya hidup serba kekurangan. (entah dibawah garis kemiskinan atau tepat di garisnya, ndak tau..). Singkat cerita Si Malin pergi merantau dan ketika kembali ke tanah kelahirannya setelah menjadi manusia kaya raya (namanya juga dongeng, kalau kembali merantau pasti kaya raya, padahal..hm.. heran saya). Malin Kundang lupa daratan dan tidak mengakui ibunya.

Di sini kemudian muncul banyak versi cerita. Ada yang bilang Malin kundang menendang ibunya, kemudian menghinanya karena malu dengan isterinya. Ada yang bilang Maling kundang menghardik ibunya, dan sebagainya. Akhirnya sang ibu sakit hati karena perlakuan anaknya. Reaksi yang normal, karena sebagai ibu dia berharapanaknya kembali seperti sedia kala, menyayanginya seperti sebelum dia menjadi kaya raya. Versi sakit hati ini pun macam2. Ada yang bilang sang ibu berdo'a pada Tuhan agar anaknya menjadi batu, ada versi yang sang ibu berdo'a pada Tuhan agar anaknya mendapat balasan, ada yng lebih ekstrim sang ibu mengutuk anaknya menjadi batu karena si anak tidak amu minta maaf. Entah versi mana yang benar.

Setelah itu si Malin Kundang benar-benar menjad batu dan konon kata cerita juga batu itu sering menangis. Wallahu a'lam..



Terlepas dari versi mana yang benar tentang cerita itu, coba kita renungkan cerita si malin kundang ini.

Kita misalkan cerita ini adalah benar adanya, bagaimana sesungguhnya perasaan sang ibu Malin Kundang ya? Sedih, pasti. Namun mana yang lebih sedih?? Tidak diakui sebagai ibu ataukah kehilangan anak semata wayangnya? Kira-kira.. Ibu si Malin kundang menyesal nggak yah?Heheheh.. Mari kita renungkan.. Ikhlaskah kita memberikan sesuatu terhadap orang lain? Sebagai ibu, ayah, atau apapun posisi kita, seberapa ikhlas kita memberi adalah penting sekali bagi orang yang kita beri. Penting juga bagi kita di mata Sang Maha Pemberi. Jadi pesen buat para orang tua, para ibu dan calon ibu khususnya, ikhlaslah dengan apa yang kita berikan. Memang kadangkala namanya anak-anak membuat kita jengkel setengah mati. Kata ibu saya dulu: Haduuh.,.. nek nakal2 tak balikin km ke dalam perutku, tak cetak lagi. Hihihi.. ekstrim kan?

Tapi kadang begitulah ibu.. Menanggung beban berat membesarkan anak2 adalah perjuangan terhebat yang kadang membuat kesabaran para ibu juga teruji secara hebat. Dan cilemetnya kadang tanpa sengaja terkeluarlah kata2 seperti ibunya Malin Kundang. Mungkin juga ibunya si Malin ini tidak sengaja waktu mengeluarkan sumpah atau kutukan atau doanya atau apapun itu. Namun namanya kata2 seorang ibu, akan lebih di dengar oleh sang Maha mendengar.. Dan terjadilah..

Makanya, yang jadi ibu, yang calon ibu.. musti lebih hati2 dalam perkataan kita terhadap anak2. Jangan gara2 anak dipanggil2 ga nyahut kita bilang dengan marah: " Oi.. budak nie pekak ke?? dipanggil sampai memekik tak de..pun jawab!" Alamak... andainya Tuhan seketika bilang "pekaklah tuh budak" habislah anak kita menjadi pekak. siapa coba yang menyesal??? Susah2 kita nggembol dia 9 bln lebih terus ngeden keluarin tuh anak, besarkan dia, cuman gara2 kita marah dia jadi pekak. Hayo..

Ati2 dengan lidah.. pa lagi lidah mamah..

Kalau anak2 kita kadang nakal.. hmm pergilah bercermin, dan bilang: AKU DULU WAKTU KECIL NAKAL SAMA MAMAH GAK YAHH...???

Sunday, December 21, 2008

Mom, couldn't You forgive me..??

221208
Mother's day in Indonesia...

It's such a great and lovely day.. When most of the people in this country celebrate this special day.
Mother, hm.. sounds beautiful word to be heard. The date today reminds me to my beloved mother (whatever peolpe said, i love her, now forever and always..). What's she doing now?? Hhhh.. missing her feels like forever. Reminds me how to be a strong woman and independent.
How to react to the other's action on us.
She.. is the one. Who always teaches me to be patient (and sometimes too much..).
Who always says: love everyone n you will be loved
Who always says: Get up and do something
Who always says: r uok? r u healthy? still with ur blocked nose?? (now i used to say this to someone..:))
Who always says: I can't give u anything, just some knowledge to live n this world.
Who always buys me girls' thing. For this one, i really sometimes can't accept all that, hicks..
Who always says: I trust you more than anyone else.. Sweet..


Mother, here me. Who likes to say but but but to all of ur suggestions
Who likes to make u cry
Who left you in pain
Who can't be on ur side when u need me
Who can't give u anything
Who doesn't even like to kiss and hug you
Who doesn't listen to ur instructions
Who doesn't like to tell her life story to you
But..
This is me..
Who always wants to lay down on ur lap..talks to each other like best friends.. But I just couldn' t do all that now..



To my dear mom,
You r on my heart just like a tattoo, I'll stand by u and won't let anyone hurt u.. anymore!

Saturday, December 20, 2008

Sejatining urip iki..

Sejatining urip iki, umpamakno wong lelungan..
Ning dunya mung mampir ngombe...


Mungkin inilah kata bijak yang selalu digunakan para pemabuk. Yang suka minum alkohol, namanya juga mampir ngombe, mampir minum..pastilah minum sebanyak2nya sebelum melanjutkan perjalanan. y ga ya ga ya ga??


Heheheh...

Selagi sempat

Abis dhuhur.. Bell pintu berbunyi, kuintip sebentar, ternyata seorang teman baruku yang beberapa kali muncul dibalik jendela sebalah rumahku.
Hhhh.. Panggil saja atik. Dia janda beranak dua, suaminya meninggal empat tahun yang lalu. Bekerja di singapura sebagai pembantu rumah tangga, bisalah..klasik, kebutuhan keuangan para janda. Ada hal yang menarik yang bisa kita ambil pelajaran dari sini. Dia adalah salah satu kawan saya yang kurang berbahagia. Bukan karena dia harus menjadi pembantu atau dia ditinggal mati sang suami sedemikian dini, namun karena kebebasannya telah terenggut. Seperti kebanyakan para pekerja asing domestik di sini, mereka tidak mempunyai kebebasan beragama dan menjalankan ibadahnya. Biar dikata dalam perjanjian antar duta besar kita bebas beragama dan menjalankan agama kita, tapi ternyata semua nihil pada praktiknya. Para pembuat kebijakan kerja sama tak pernah datang ke lapangan. Kalau hanya konser dangdut tujuhbelasan di kedutaan saja, akan sangat mudah mereka selenggarakan, kursus2 kemahiran akan sangat mudah di sediakan, namun ketika para pekerja di sini yang notabene perlu untuk bertuhan... mereka bukan tak tahu, namun lebih terkesan tak mau tau. (semoga saya salah, ini hanya kesan pribadi, namun fakta bertebaran..)
Siang terik itu, membawaku ke sebuah perjalanan hati yang mengharukan. Mbak atik bertutur di sela2 air matanya bagaimana dia minggu pertama sudah dipukul sang majikan dan kembali ke agent. Kemudian dia kembali ke rumah majikan tersebut karena takut di deportasi ke indonesia. Inilah yang kadang membuat hatiku miris. Para majikan di sini seolah berperan sebagai dewa rizki pembantu. Mereka bisa mencantumkan pernyataan negatif, tuduhan palsu, dan sebagainya agar para pembantu yang tidak cocok dengan majikan pertama tidak mempunyai kesempatan lagi untuk pindah majikan. Inilah yang kemudian menjadi pertimbangan mbak atik untuk kembali ke rumah majikannya, tetanggaku. Dia selama 7 bulan tanpa off day tidak mendapatkan kesempatan untuk mengabari keluarga di rumah, apalagi beribadah. Beruntung sekali dia hanya menjaga nenek yang sudah 92 tahun (kok belum mati yah? ooops.. astaghfirullah..), jadi kadang dengan membersihkan jendela dia bisa berkomunikasi denganku (sama2 lewat jendela). Baru kemarin dia berkesempatan bercerita tentang kisahnya padaku ketika sang nenek tidur.
Salut buat kawan saya ini. dibalik kekerasan sang majikan, dia masih bisa dan mau (faktor mau ini sangat penting, karena tak jarang kesulitan dan halangan dari majikan malah menjadikan seseorang meninggalkan ibadah dengan tanpa rasa bersalah..) menjalankan ibadahnya, bahkan dia amsih sempat sholat dhuha. Ahh.. hanya dengan penutup aurat seadanya, jarik bali, katanya.. yang dia bawa untuk selimut tidur. Masih bisa menjalankan ibadah puasa ramadhan, dan yang paling membuat saya terharu, ketika saya bilang: Mbak, ni senin, pwasa yuuk.. Nah dia bilang: hamdulillah.. moga bisa ampe maghrib. Halah gusti Allah.. Dia memang hanya mami janda yg kerja untuk anaknya, namun dibalik sulitnya keadaan, toh kalau kita berniat, kesempatan untuk tetap istiqomah menjalankan ibadah akan datang.
Yah.. akhirnya sebelum aq pergi mbak atik bilang pengen banget baca yasin. Tanpa pikir 2 kali aq pamit balik dalam 2 menit bawain mushaf kecil (ni dlu punya sahabatku juga, si retno, yang minta tukeran qur'an waktu di Ealkarim) buat dia. Andai kalian disana... Dia mencium mushaf itu, haru..meleleh air matanya tanpa kata. Hicks.. kok gituh yah.. Diraihnya tanganku, yang pelan2 kutarik balik. Asal kalian tahu, aq takut ikutan nangis.(hihihi). Setelah itu cepat2 aq balik ke rumah.. Ahh.. lega..

Inilah kawan, yang dinamakan kehilangan kebebasan, yang kadang membuat kita menciptakan 'udzur untuk meninggalkan ibadah. Yah, dengan dalih majikan gak kasih, kesibukan yang numpuk, tugas menanti, dan sebagainya. Seolah kita mementingkan dia dari pada Dia. Bahkan kita yang mempunyai kesempatan, seringkali melupakanNya. Menyembahnya dikala perlu, mengunjungiNya dikala kita butuh, melapor padanya sekedar untuk menggugurkan kewajiban. Kita sering lupa, bahwa apa yang kita miliki akan hilang suatuu saat nanti, akan diambil kembali. Kita bahkan lupa, bahwa nyawa kita akan diambil juga sewaktu2. Waktu kita akan dihentikan sewaktu2. Kita juga tak sadar dengan apa yang kita miliki sekarang, bahkan cenderung menyia2kannya. Waktu kita? umur kita? kesempatan kita? orang2 yang menyayangi kita? Tuhan kita? Dimana ingatan terhadap semua itu ketika kita dalam kondisi : busy mode: on??
Memang, seringkali kita baru menyadari kita memiliki sesuatu setelah kita kehilangan.
Sebelum hilang kesempatan.. uda pada sholat dhuhur belonnn???

Pelajaran moral 2

Bercermin..
Apakah kita tipe orang yang mempunyai kepercayaan diri tinggi, sedang, atau rendah? Ini bisa dilihat sesering apa kita bercermin. Ada diantara kita yang namanya cermin aja dikamar gak ada. Bukannya cermin itu termasuk barang yang mahalnya seperti berlian, meskipun kilatnya g kalah, namun karena merasa memiliki cermin adalah momok. Kenapa?karena sebagian diantara kita malu melihat diri kita sendiri. Malu akan kekurangan fisik atau apapun yang bisa terpantul dari benda ajaib yang namanya cermin itu. Nah lo..
Padahal dengan bercermin, kita bisa menganalisa diri kita sendiri. "Cermin" adalah manifestasi dari muhasabah (goody2 shoes mode:on) diri kita. Bagaimana kita mampu melihat plus minus kita sendiri, yah memlalui cermin itu. Yang namanya melihat kelemahan dan kelebihan diri (utamanya kelemahan) yah pakai cermin, masak pakai teleskop. Ntar yang nampak bukannya bayangan diri, malah orang lagi beol dikali..hihi.. (Anyway, teleskop buat nginceng bintang apa org beol se..)
Oh yah.. ada kalanya kita demen..banget bercermin. Sampai2 jumlah pori2 di muka kita bisa kita hitung. Saking njlimetnya. Ini baik untuk introspeksi diri kita, biar ga sibuk neleskop orang lain (neropong kali yah?) terus, jadi bisa memperbaiki diri tanpa merugikan orang lain. Tapi kalau terlalu overdosage susah juga sie.. Ntar jadinya malah putus asa dengan hidung bulet kita, dengan gigi besar2 kita, dengan rambut putih kita, dengan tampang pas2an kita, dengan mata sipit kita..etc. Tapi khan semua cuman phisically aja.. Nah yang dicerminkan tuh mbok yao yang mentally jugah..(Pikir ndiri lah..bagian manna).

Ngubrul ttg cermin..hm..orang bilang saya ni narsis.. Biarin. Toh orang bilang, yang jelas hobby mengaca alias bercermin saya kadang tak terkendali. Terutama kalau melihat kaca bsar, entah itu pintu atau jendela.
Alkisah, sebuah siang terik abis zuhur..
Berangkatlah saya ke woodlands civic centre untuk menjalani check up kesehatan rutin, yang entah kali ini musti pakai foto rontgen. Untung aja bagian dada, kalau organ dalam bawah.. berabe, soalnya organ saya yg namanya hati sedang tidak ada ditempatnya..ilang dicuri orang. (Hush..bukan ini intinya!)
Kembali dari klinik yang terletak di lantai 4 civic centre tersebut, saya nungguin lift. Maklum, hari kerja, ruamenya gak nguatin. Lama...rasanya. Gak sampai2 tuh lift. Sejurus kemudian..narsis saya tiba2 on sodara2.. Itu pintu lift subhanallah, mengkilat kayak cermin. Namanya juga Nita lihat cermin, udah dech kayak kera. Pertama berdiri tepat didepan lift ituh, benerin jilbab, senyum sana, senyum sini. Ahh..lift ga dateng2 jugah..isenglah yang muncul. Saya dengan kebiasaan gokil, nyengir kuda. (sumpah jelek, gausah dibayangin!). Lama juga si, kalo nyengir lebih dari 5 detik. Ah, tak disangka2..TADA...Lift dengan kapasitas 15 orang uyel2an didalamnya terbuka lebar di depan saya yang sedang nyengir kuda. Hicks!!!
Malu...banget. Saya mundur pelan..terus ngacir dech..pintu lift terdengar terrtutup. Entahlah, apa yang sedang dipikirkan orang2 dalam lift saat itu. Yang jelas..pelajaran baru buat saya: Dilarang menyerupai kera! Yang hobbynya ngaca, pengendalian diri itu perlu..hihihi..kalo g mau bernasib kayak saya sie..

Pelajaran moral: Turn off ur narcism when u r going out..

Cinta anda cacingann??

Cinta. Siapa yang tahu kalau suatu saat nanti kita akan jatuh cinta. Pada siapa , kapan dan dimana? Wallahu a'lam..
Pernahkah kita berpikir tentang akibat cinta? Efek cinta? Kenapa ada akibat cinta? Tentu karena ada sebab cinta. Karena something happens in my heart kalo orang india bilang, atau karena kuch kuch hotta hai kalo orang Malang bilang.. Haaajjjingg!, sorry agak sensitif kalo denger kota ini, abis dingin si.. (SARA dikit gak pape khan?)..
Ok. Efek dari cintamu, ADAKAH CINTAMU...
@ Membuatmu lebih merasa kerdil dihadapanNya? sehingga setiap tindak tandukmu akan semata-mata karenaNya, mengikuti syariat? Melakukan segala pekerjaanmu sebagai ibadah ikhlas padaNya? Atau membuatMu sombong?Lupa padaNya karena terbuai oleh cinta makhluknya? Tak sempat menyisakan waktu barang 25 menit sehari saja untuk setiap 5 menitnya engkau paling tidak menyebut nama Allah the almighty??
@ Membuat sujud malammu padaNya semakin lama karena merasa malu dan dosa? Merasa malu akan pandangan yang tak kau tundukkan ketika engkau meluhat paras makhluknya? Atau lamanya sujudmu hanya karena besar nafsumu untuk memiliki, mendapatkan yang kau cintai?
@ Membuat ketaatanmu padaNya meningkat karena takut kecintaanmu padaNya akan terkalahkan oleh kecintaanmu pada makhlukNya? Rindumu padaNya akan terkalahkan oleh rindumu pada makhluknya? Atau ketaatanmu padaNya meningkat hanya karena mengharap sebuah wasilah menuju kebahagiaan yang mudah dan instan?Dimana kau yakin do'amu akan dikabulkan??
@ Membuat hatimu mencintai sesamamu, menjadikanmu lebih sensitif dengan masalah kemanusiaan dilingkunganmu karena engkau sadar bahwa Dia mengirim rasa cinta itu sebagai sebuah anugerah yang seharusnya engkau manfaatkan dengan membalas cinta itu_dengan cara lebih mencintai sesama ummat? Atau hatimu mencintai sesamamu hanya karena ingin menunjukkan pada makhluknya bahwa engkau adalah tipe orang yang paling tepat mendampinginya?
@ Membuatmu merasa lebih kuat, semangat dan keikhlasanmu datang karena semua yang kau lakukan lillahi ta'ala, lebih mengharap ridha Allah. Atau semangatmu membara untuk menunjukkan bahwa engkau si perkasa yang sanggup menopang makhluk yang kau cintai saat dia jatuh?
@ Membuatmu lebih sering belajar karena ingin menjadi yang terbaik buatnya, menjaganya sebagai amanah Allah untukmu. Atau sering belajarmu untuk mengguruinya?menjadikannya lebih rendah dihadapanmu?sehingga kau yakin akan mudah memegang pikiran dan kebebasannya?
@ Membuatmu semakin sering muntah2?batuk2?konstipasi?diuretic effect? Kalo yang ini.. jangan sampai berlarut2. Ini berarti cintamu udah pada taraf membahayakan. Penelitian menunjukkan pada sebagian orang, cinta bisa buat cacingan.. YA kalo cacing kremi..kalo cacing gelang (emas lagi), kan gedhe2 tuh..cepetan USK..(Usahakan Segera Kawin), hihihi...

Analisa cintamu. Seperti apa efeknya? Waspada sebelum melangkah. Jujur.. semua meragukan kalau hanya dipandang dari kejauhan. Pepatah bilang jauh bau bunga (apa kemenyan jg boleh..) deket bau ketek.. Yang lagi jatuh cinta, analisa baik2, ok..

There's no accident!

Oh dear oh dear...
Nonton ayat2 cinta ketawa ngakak?nonton kungfu panda nangis? That's me..
It's the same kind of movie. Kalo dicermati baik2 kedua filem ini memiliki kesamaan pesan moral. Jangan pernah putus asa dengan segala masalah dan kelemahanmu. Fahri dengan segala penderitaannya menanggung fitnah dan beban bagi cintanya sedangkan si Po-Panda dengan segala kelemahannya dalam mempelajari kung fu sampai akhirnya menjadi kungfu master.
Hanya saja, yang akan dibahas disini adalah filem kung fu panda. Lebih demokratis karena tidak mengandung unsur SARA (Suku Agama Ras dan Anatomi tubuh, meskipun shifu kecil..hehehe..). Ok, kita bahas pelajaran moralnya, jadi kalo nonton mojok tuh gak mudlorot ajah, ada manfaatnya gituh. (mojok di kamar kostan, uyel2an ma temen2??).
Pertama, saat Po dipaksa ayahnya untuk menjadi seorang penjual mie, berdagang.. Bisnis. Ingatlah bahwa anggapan naluri bisnis bisa diturunkan ke anak2 adalah salah. Jadi kalau orang tua kita businessman belom tentu juga kita jadi businessman. Bukan karena masalahnya kalo busi itu udah jadul musti ganti, tapi emang bakat itu diberikan Tuhan gak kayak DNA. Masing2 orang punya plus minus tersendiri. Yah, kecuali si anak busineesman tadi dididik mjd seperti orang tuanya. Tapi kalo dipaksain juga akhirnya kayak Po.. menderita juga, ksian khan?
Tai Lung murid shifu. Sebenarnya tai lung adalah murid yang cerdas, cepat mengambil ilmu dari gurnya. Namun kesalahan ada pada siapa ketika sifat tamak tai lung muncul, kemudian dia ingin menguasai segalanya? Jangan salahkan bunda mengandung, karena di filem ini bahkan tak disebutkan siapa nama bunda tailung.. hicks. Kesalahan ada pada ketidakseimbangan ilmu yang diturunkan Shifu pada tai lung. HArusnya ada iptek, ada imtaq, nah lo.. Nih yang perlu kita cermati, ilmu tanpa akhlak jadinya kayak monyet bahlul pake topeng SBY.. loh apa hubungannya?? Tuh hanya perumpamaan kok, artinya luarnya aja yang berilmu, sedangkan keteguhan hati dalam mencintai ilmu karena sang khaliknya amblass... Ngerasa??mending cepetan tobat!
Po ingin belajar kung fu. Nah lo.. Segendut ituh, selembek itu, mau belajar kungfu?? Yah, meskipun dengan waktu singkat Po bisa mempelajari kung fu, yah katakanlah sebagai kung fu master, perjuangan Po si panda bukan gampang. Bukan hanya latihan fisik yang dia lakukan, namun bagaimana dia belajar agar diterima di lingkungan yang baru, berkumpul dengan makhluk2 lain (mo tak sebut manusia, lah bukan..) yang notabene lebih ilmunya dari dia, sedangkan dia diberi kepercayaan tugas besar oleh master Oogway, merupakan perjuangan terberat di sini. Bagaimana seseorang mau belajar mengenal lingkungan baru, kalau kedatangan, keberadaannya saja tidak diinginkan. TApi salut bagi Po, hanya kesungguhan yang mampu meluluhkan hijab ilmu itu.
Po suka makan Pau! Po adalah pada dengan badan besar, banyak makan. Bukannya diet yang dia lakukan untuk memperingan tubuhnya bergerak, namun motivasi yang diberikan oleg Shifulah yang membuatnya bergerak selincah Sammo Hung.. (apa hubungannya? hahaah..). Yah, Po suka makan. Berawal dari Shifu yang menangka basah Po sedang makan coklet milik si monyet yang dia simpan di cupboard tinggi. Shifu menemukan apa sebetulya motivasi yang bagus, yang akan memungkinkan Po gendut bergerak lebih cepat. Motivasi. Kata klise yang selalu kita dengar dari ceramah para pengembang potensial diri, para manusia Psikologi, MSDM, hayyah..teori X dan Y. Konon ternyata kata motivasi ini sanagt penting untuk mencapai tujuan. Hal yang paling sulit adalah menjadikan Allah sebagai motivasi kita dalam melakukan segala hal. Kalau motivasi kita dalam menuntut ilmu adalah untuk mencari pahala, ridha Allah, seakan hal itu tak nyata terlihat hasilnya. Berbeda kalau kita pakai motivasi untuk cari kerja. Nah, konkrit khan? Masalah dengan Allah itu bukannya kita kesampingkan, hanya saja harus kita selipkan motivasi konkrit yang sifatnya bisa dikatakan oleh sebagian orang keduniawian ini di belakang motivasi kita mencari ridha Allah. Geetoeh...
There is no accidents.. Ini kata2 Master Oogway ketika dia memilih Po sebagai kung fu master. Semua bilang this is accident! Dengan tegas OOgway bilang: there is no accidents. Gak ada di dunia ini yang sifatnya kebetulan..ndilalah itu salah, tapi yg bener kersane Allah. lah ya to.. Semua telah direncanakan oleh Allah. Ini prinsip yang harus dipegang. KAlau Allah saja berencana, apa iya kita sebagai makhluknya tak mau berencana?? Toh ada program Keluarga Berencana, loh2.. apa hubungannya?? Perencanaan sebenarnya tidak memerlukan master plan kayak mo bangun mall.. Perencanaan sebenarnya sudah secara otomatis berada dalam otak kita. Termasuk penulisan seperti ini. Setelah ini, saya tulis itu, setelah itu, anu. That's planning. Jadi kalau ada orang bilang: aha, hidupku tuh gak terrencana, amburadul, semua mengalir saja berjalan seiring waktu, ALLAH YANG MENENTUKAN. Duh, sadarlah bro, ente membohongi potensial diri sendiri. Bukankan hari ini pun ente masuk dan baca blog ini denagn perencanaan? abis ni mo makan, abis nie mo chatting.. Rencanakan hidupmu, jangan pernah bilang kamu hanya mengalir seiring waktu, itu namanya manusia yang gak tau mau berbuat apa di dunia.
Las but not least.. Ini hanya dari filem kung fu panda... gausah diambil hati, syukur kalo bermanfaat, kalo gak, kapokmu kapann...

u got nothing else to do, or WHAT??

staff_reborn: Sandra Seprohardi: Yahoo akan dimatikan pada tgl 17 November. Mereka ingin memperoleh data messenger yg gratis. klo km melewatkan pesan ini, namamu akan dihapus dr daftar messenger. sudah banyak messenger yang terhapus. klik kanan pada nama contact di list anda, kirim email ini ke seluruh messenger yg ada dalam contact name... ini Anna Rubenecia president Yahoo, memberitahukan bahwa Yahoo telah memiliki anggota lebih dari 2juta. jika kamu ingin tetap memiliki account gratis kirimkan email ini ke siapapu yg ada dalam daftar kontak anda. dengan cara ini kami dapat mengetahui account mana saja yang masih digunakan dan account mana yang bisa kami hapus. kirim pesan ini dalam 8hari dan account anda akan tetap gratis
What a heck is this???Sometimes this kind of mesage just comes to our chat window, with no one knows what the reason is. Even if some one does, I dun think He has a good intention on it. Well, so far we can find some stupid messages like this, or any thing else. For some people who are not familiar enough with cyber life or cyber world, they may think that this kind of messages are true. May be you are one of these people who are easy to be bullied by other people around them. Even I received this message from a very good computer literated person (visual designer bleh!).I am quite sure that many of you also send this kind of stupid message to other users. You may even send it to all your contacts on your list. That's normal reaction, i guess. But if you, once again, think, how happy someone that sent this mesage for the first time is. Maybe he will laugh at us..laugh till he pees. And ofcourse:he will say: WHAT A STUPID YM USERS....Qeqeqeqeqe...I just wanna suggest u all as the users of any kind of messanger, u don't need to rush men, take it easy and read properly. Look at thet message above, and read properly, slowly. Can't u see anything strange?Here I tell yeah.Yahoo will be suspended on November 17th. Just by looking at this date, month, you will se that this date and month are just nonsense time. It may be the date and month when the stupid sender was born. Or may be that was the date when the stupid sender want to sucide, Allahu a'lam.. When is the November 17 th? Is that this year?next year?last year? Who knows? So, For you who have sent this message, never mind, you got bullied anyway. But for you, who haven't sent this message, good gracious..just like me, let's stop cyber bullying by taking no action to this kind of thing. Coz, if we keep sending this to the rest of our contacts, this kind of mesage will keep spreading. It will have no effect if the message is just like this. But let's imagine if the message contents some negative effect, such as pornography, bad news, political intention to destroy our nation (hyperball, qeqeqe..)? That will influence our stability in some ways.
Ok then.. What we can do is: Just make sure that you do the right thing to the message comin' to u. If u see the symphtoms of junks like the message above, make sure u check the credibility (ciee..). Don't look atthe sender. Sometimes it's also easy to bully clever person. Look at the message, the passage, the content, the "thing" that the message wants u to know. If the thing is good, then u can forward, if the thing isn't, then just mark it as spam, put the flag if u can, or block the sender, hihihi..Jut like this message, i checked to Yahoo answer and iI found the answer, ofcourse:
That's bull! first of all if you think ONLY 2 million people use yahoo messenger ur as crazy as the person who made that sh** up lolwhy don't you worry about something more important! I hope you have put as much thought into who you are going to vote for as you have this yahoo mess lol
OK, I just wanna share with u all through this blog. Hopefully this will be usefull for me especially, n for us, generally.. Stop forwarding stupid message to ID:nita_bteslamet If u don't mind..TQ..
HEHEHEHEH... BEWARE OF STUPID CYBER BULLIES... FOR BULLIES: BE BETTER BULLIES MEN1 NOT JUST THIS KIND OF DUMB THING!

Kamu lulusan mana??

Ada yang suka ngamati rekan-rekan sekerja apa gak ??Analisa dibawah ini, menurut gua ada benarnya juga.Berikut kutipan dari millis ITB75 tentangkarakteristik alumni beberapa perguruan tinggi besardi Indonesia setelah mereka bekerja.Bisa benar, bisa juga salah, namanya juga pengamataniseng-iseng, bukan penelitian. Silakan amati disekitaranda...!
Alumni UGM/PTS di Jawa :Cenderung nrimo (termasuk soal gaji), jarang protes(walaupun nggrundel..) , memiliki rasa kesetiakawananyang tinggi, bersedia ditempatkan dimana saja dannggak ngoyo...Analisa : Akibat kuliah dilingkungan yang serba murahdan sederhana
Alumni IPB :Cenderung rajin dan pekerja keras, individual, susahbekerja dalam team, senang buat konsep dan kuat dayaanalitiknya.Cenderung bagus kinerja 'bicara'dan 'tulis'nyadibanding kinerja yang sesungguhnyaAnalisa : Akibat beban waktu kuliah yang terbatas danmateri kuliah yang padat, khususnya membuatlaporan-laporan.
Alumni ITB :Cenderung sangat individual, merasa yang paling hebat,jual mahal ( soal gaji ) dan pilih-pilih job, sulitbekerja sama.Analisa : Akibat OSMA yang terlalumendengung-dengungk an kehebatan perguruan tinggi danjurusannya sendiri.Stigma bahwa masuk ITB paling sulit dibandingperguruan tinggi lain mendukung 'kesom an' alumninya.
Alumni UI :Cenderung santai, suka berdiskusi, senang membentukForum ini-itu, lemah dalam aplikasi tehnis dan senangtampilAnalisa : Akibat beban kuliah yang tidak terlaluberat, dosennya banyak sibuk diluar, santai, senanghura-hura karena berada di kota besar
Alumni ITS/UNAIR/UNIBRAW :Low profile,kuat dalam hal tehnis, safe, loyal ( nggaksusah disuruh-suruh. . )Analisa : Merasa pamornya kalah dengan PT besarlainnya, jadi cenderung nggak mau neko-neko..yangpenting aman..
Alumni Trisakti/PTS di Jakarta :heran , nggak pernah habis pikir..kenapa dirinya bisadigaji serendah itu..padahal penampilan dandandanannya sehari-hari sudah mirip dan bahkan bisamenyaingi pimpinan/direktur merekaAnalisa : akibat kuliah dilingkungan orang kaya/tajir
Eiittss…ada lagi nich
Yang kali ini mah rada nyantai n menghibur
Saking susahnya nyari kerjaan, akhirnya seoranglulusan ITB terpaksa menerima tawaran bekerja di Kebun Binatang Ragunan."Apa boleh buat, daripada nganggur kerja beginianpun jadilah,yang penting halal" begitu tekadnya! Maka, sejak hari itu sang insinyur muda mulaibekerja sebagai"monyet-monyetan"Sepanjang hari harus betah mengenakan baju monyet, pakaitopeng monyet, sambil mengunyah pisang atau kacan rebus terus-terusandan harus jempalitan selincah mungkin untuk menarik perhatian pengunjung. Pokoknya tak beda dengan monyet asli yang sudahmulaipunah.Tak ayal lagi, pengunjung Kebun Binatang Ragunan langsung membludak karena ingin menyaksikan si monyet super yang konon tidakhanya lincah dan gesit....tapi juga cerdas! Wong ITB kok!Sayang sekali, yang namanya sial sulit dielakkan... .dan akhirnya bis datang juga.Sedang enak-enaknya jempalitan, tiba-tiba:"gedebuk.... byuuuurrrr! " sang monyet terjatuh kedalam kandang buaya."Waduh, mati aku!" begitu pikirnya sebelum dimangsa buaya-buaya ganas itu.Tapi, ketika mulut buaya terbuka lebar siap menggigit,dari dalamnya terdengar suara berbisik "jangan takut Mas...... kami juga dari UI".
sources: smaza group-smaza-po@yahoogroups.com

Ketika jet li terbahak2..

Uda nonton Forbidden Kingdom khan?Ada pelajaran yang bisa kita petik dari filem ini. Bagaimana sebuah keserakahan manusia akan menghancurkan segalanya. Bukannya saya akan membahas masalah editing, shooting, trailer, maupun casting di filem ini. Namun, beberapa pelajaran yang jika kita perhatikan akan nampak benar2 sebagai suatu pelajaran.Sebuah adegan di kuil tua. Ketika si toya sakti diambil secara diam2 oleh Jet Li dari tangan bocah ingusan (mo panggil tarjo juga boleh..). Kemudian mereka berrebut, dan berakhir dengan jatuhnya kembali toya sakti milik raja kera itu ke tangan si bocah ingusan. Dalam adegan ini, Jacky Chan seperti trade mark dia dalam filem2 klasik sebagai drunken master (na'udzubillah..)Kemudian jet li tiba2 memegang labu tempat minuman dan berkata bahwa: minum arak adalah dosa, kalau gak bagi2..Kemudian jet li minum setenggak, disusul dengan tawa mereka berdua.Kecewa. Satu yang saya rasakan. Jet Li yang selama ini saya hormati sebagai tokoh angker, nan menawan, terkekeh2 setelah minum tuak dengan jacky chan. Menghilangkan kharismanya sebagai pendekar kesayangan saya. Ah, manusia memang selayaknya berubah, dan kadang kita tak begitu menyukai perubahan itu. Kita benci ketika seseorang yang kita sukai, kita sayangi berubah. Bahkan ketika perubahan itu menuju ke arah yang lebih baik. Meskipun kita sadar tak ada yang abadi, kecuali perubahan itu sendiri.Ketika seseorang yang kita harapkan akan kita temui seperti sedia kala kita bertemu telah menjadi speerti orang lain, ada rasa hampa dan kecewa menjalar di hati kita. Namun percayalah, takkan ada yang tak berubah pada makhluk.Dan sebaliknya, mungkin seseorang yang kita sayang akan sangat kecewa ketika kita berubah, menjadi sesosok yang menurut dia lain, bukan kita yang dulu.Satu hal yang tak akan berubah adalah keberadaanNya. Dia yang akan tetap menerima kita apa adanya. Dia yang akan tetap mencintai kita, menerima kita, sebersih, sekotor, sesuci, senajis apapun kita. Dia yang takkan pernah menolak permintaan maaf kita. Dia yang takkan pernah mematahkan hati kita. Dia yang akan selalu ada di sisi kita ketika kita membutuhkanNya. Dia yang akan menerima cinta kita, dan membalasnya dengan beribu kali cinta. Dia, yang memberi kita kekuatan dan kemampuan untuk menuliskan semua ini, agar kita semua bisa mengambil ibrohnya..Semoga bermanfaat.. amien..

Allah tetap menghiburku

Tik tok tik tok...Hamdulillah.. adzan maghrib..kami buka puasa semua. Madam melirikku yang dengan acuh makan puding."Tak nangis ke?""Why must i cry ibu..""Idul fitri.. don't u feel something different.. like missing ur mother..kampung.. dulu mbak Inun pasti nangis lebaran..""Hehehehe.. that's not me ibu.." Kuteruskan makan.. pahit, perih,tapi musti disimpan dalam2.. Lebaran kali ini, kupenuhi janjiku tak akan kuteteskan air mata cengengku, tak akan!Yah, malam lebaran beriring dengan gremengan takbir dr mulutku sendiri, jadi juga rendang dan ayam merahnya.. Ada lepat, sama ketupat, makan yuuk.. Masak agak banyak, untuk beberapa anak didik madam di Singapore boys home (rehabilitasi untuk anak2 dengan perilaku superr nakal..)yang terpaksa tak bisa pulang ke rumah karena catatan kriminalnya yang panjang. Mereka bahkan tak dikunjungi orang tua mereka, bukan karena tak ada ijin, tetapi orang tua mereka bahkan tak mau melihat mereka di hari raya ini. Bahkan dengan bujukan madam untuk sesekali datang mengunjungi mereka.Akhirnya, sore hari hampir maghrib.. Kami sampai silaturahim di rumah pakdhenya ahmad, tempat ngendon keluarga babe boss. Madam menuju tempat kerja, mengantar rantangan ransum untuk kedua anak yang terpaksa tak bisa pulang, tak ada famili yang mengunjungi. Sepulang dari rumah pak dhe, aku iseng tanya pada madam."How was the food ibu?""So sad.. dia orang makan macam tak pernah makan.. sedih I tengok tau.. dah orang tuanya tak kisah, tak boleh keluar, lebaran maxcam ni tak ada yang peduli. Dia orang makan abis.. tuh tempat rendangnya sampai di jilat-jilat.. I tengokkan..je dari cermin.. Hh.. budak2.."Mobil terus meluncur ke rumah..
Hari ke dua idul fitri..Nguantuk.. tapi masih semangat!!! pukul setengah lima pagi..Aku menuju dapur, berniat jerang air.. nampak juga rantangan kemarin. Aku ambil satu persatu.. pada tempat ke tiga, deg! Bekas jari2 itu masih terlihat jelas. bergaris2 di dasar rantang yang hampir bersih.. Astaghfirullah..Ya Rabb.. di hari yang seharusnya anak2 kita mecium tangan kita memohon ma'af dan kita sebagai orang tua (bau tanah, mau sowan) mendoakan mereka agar menjadi mujahid dijalanNya..Allahu Rabbi.. bukakan hati mereka..Pagi buta..kulihat kebesaranNya menghibur hatiku, menyadarkan aku, betapa beruntungnya aku..
P

ALLAHU AKBAR WALLILLAHILHAMD

Laa ilaaha illallahhu Allahu akbar..Allahu akbar walillahilhamd..
Biasanya...Ibuk buat rendang..Uti buat kare..Bulik bawain Sate..Puh paketin lapis legit 8 jam..(konon buatnya 8 jam loh)
Abis subuh...Alvin susah bangun, Riyan peluk bantal, kebanyakan nabuh bedhug, mungkin masi mimpi meluk bedhug..Ibuk akan bilang: "Bangun! sholat ied. mbangkong!!!" (klasik buk..)Unca zubaid says: Thut, deodorant! apa minyak2 wangi kek..(hish.. emang aq toko minyak po?)Uti: Ndang budhal, wes meh jam pitu..(tenang mbah..mandi bebek pun bole lah..)Kung: Ta, ambenge mbahmu cangkingen yo..(hayya..putu njenengan ki wedok, mosok mikul ambeng??)Bulik Darul: Bah, ambenge Umi Bah.. Thut, sapokke omahku yo.. kowe kan 'udzur.. _sambil nuntun Nisa' (makin pinterr...)An-nisa: Mbak Tut, gak melok neng mejid, nyapu! (wo.. ancene..)Azies -jaka bledhek: Says nothing... mrengut sambil masukin tangan ke saku celana.. sejurus kemudian.." Gaul no mbak Tut..!" sambil berlalu.. maksudmu opo le??
Setelah sholat ied, akan ada acara sungkeman dirumah mbah..Nangis2.. sambil nyengingis..Abis tuh muter kampung..capek...rombongan besar2..depan say assalamualaikum..abis salaman semua, paling blakang salam lagi assalamualaikum..pamit! weheheheh.. kalo ikutan paklik2, bulik2, sepupu2 jauh mah, silaturahim superr cepet. Ada tugas pembukaan dan penutupan sendiri. Yang susah n jarang mau yang penutupan, musti bilang: Mbah Mun.. sakmenika anggen kula silaturahim sak rencang sampun sak untawis, cekap, kula sak rencang badhe nglajengaken lampah... nyuwun tambahing pangestu..(asline sama mbatin: kalih nyuwun tambahing sangu, hihihi..) sambil cium tangan mbah Kung. Terus si empunya rumah akan bilang: Ya le..nduk.. mabhmu wes tuwa, wong tuwa akeh salahe sing enom gedhe pangapurane, barokalloh..paring slamet kabeh, lan salam ku kanggo wong2 sing mbok sejarahi kabeh yo.. (Ini yg berat, nyampein salam.. ndowerr..sekampung bleh!). Nah, sungkem pamit itulah yang jarang disukai anak2,termasuk aku, lah souwe..sementara temen2 udah pada ngacir semua.
Kalo waktu pembagian saku, salam tempel, ini yang seru. Anak2 kecil pada antri loh, lucu, nggemesin, n yang bikin aq cengingisan, polah para sepupuku yang udah segede aku. Mereka akan duduk angkat tangan kanan, songkoknya dikasih ditangan, jadi.. waktu bagiin duit.. "mbah, adek kula dereng.. " sambil nunjuk tangan dg songkok tadi. kurang asemm..
Ngangenin...kampung.. Kalo mo liat kakang2 ganteng pake sarung koko lengkap dg songkoknya..dateng aja lebaran ke kampungku: Pulosari. Akan terasa di tempat sejuk dech..Hm.. hari ke tujuh lebaran, aku biasa nganyam ketupat, hehe.. ada yg belom bisa?Mau blajar?tar dech Tata ajarin kalo pulang, insyaAllah. Biasanya juga mbah akan mengunjungi besan2nya bawa kami semua, heheHari ke sepuluh.. Reuni plus kangen2an sama anak cucu cicit simbah.. semua ngumpul digilir, beratus men.. Biasanya dilakukan sebelum hari ke sepuluh atawa hari ke sepuluhnya, sebelum para santri balik ke pondok, sebelum para mahasiswa balik ke kampus, sebelum para pekerja balik ke kantor. Hahh.. makan2 dech.. Tahun lalau di rumah mbah Uti, tahun ini???
Itu dulu..kebiasaan lama..sekarang..Iedul fitri jadi moment paling berkesan. Paling membahagiakan buatku. Dua kali lebaran aku gak pulang (ah, bang toyib pasti rindu padaku). Hal yang terindah dalam hidupku, berpisah dengan orang2 yang sayang padaku..katanya seh.. Dengan begitu, aku diharapkan pulang, dirindukan, ditanyakan keberadaanku..ah, indah sodara2.. yang diinget yang baik2 (insyaAllah..), Yang lucu, suka ngocol, bikin orang senyum, sedih jadi happy, Hm..yang suka bantuin orang, yang pinter, yang cerdas... wuihh..bagus pokok'e. Dan hilanglah sisi setanku yang: tukang ngerjain, cerewet,kasar, nyaduk'an, wakakakak.., big bully..
Ah, sudahlah.. maap lahir bathin dech..:)) Mumpung sempat..

Umar mau sepatu baru, Bi.

Sebuah sore di jalan protokol menuju rumah Hasan. Kedua ayah anak itu terdiam dalam keheningan dan ribetnya macet. Umar memulai pembicaraan yang tadi sempat terpotong.
"Bi.. plis.. sepatu bola itu bi, cuman 215 ribu kok Bi, Rupiah lagi.."
"No! KALO ABI BILANG TIDAK YA TIDAK UMAR. Gak denger kamu?ato pura2 gak denger. Ingat, Allah kasih kita telinga bukan untuk mendengar saja, untuk memahami juga. Bukannya Abi mau pelit Umar, Abi cuman melihat sepatu bola itu useless!"
"Bi.. Umar mau lihat Tarjo main minggu ini.. Ini kesempatan dia main di stadion kabupaten Bi, Kesempatan karir dia di bidang sepak bola.."
"Tau apa pula kamu tentang karir. Sepak bola lagi? Bahkan kamu tak pernah main sepak bola. Kamu hanya mimpi, lagian pelatih gak nerima anak kurus dengan kacamata minus tebel kayak kamu Umar.. hehehe.." Hasan keceplosan, menertawakan anaknya yang makin lama tampangnya makin kayak harry potter.
"Abi, Umar ciptaanNya, Abi bilang gitu, Dia Maha Mendengar Bi!" Umar manyun monyong bibirnya.
"Iyalah.. astaghfirullah.. anak Abi janan marah, ok."
"So, sepatunya Bi.. jadi yah.."
"Enggak!"
"Bi.. pliss.. "
"nO way!"
"Bi......"
"Umar, jangan biarkan abi habis kesabaran ya! Mana ajaran zuhudnya? mana? kamu sekarang sudah beruntung masuk pesantren modern yang serba mudah Umar. Bersyukurlah sedikit. Sepatu Umar baru beli dua bulan yang lalu, sekarang minta sepatu bola. Nonsense! Padahal kamu sendiri gak main bola, cuman mau nonton Tarjo".
"Tapi Bi.. sepatu itu untuk.."
"Stop! that's it Umar. Abi penat"
Hasan berjalan meninggalkan Umar menuju dalam rumah. MAlam itu, Umar benar-benar tak mampu memejamkan mata. Bingung dengan keinginannya mendapatkan sepatu bola. Demi Tarjo, yang hari minggu nanti akan berlaga. Pelan dia terjongkok di depan ranjang, melongok ke kolong dan melihat babi pinkynya. Diambilnya tabungan berbentuk babi itu.
"Hhh.. babi jelek, kalo abi gak kasi duit juga, kamu aku sembelih!"
Umar mencoba untuk terakhir kalinya, lobi dengan abinya yang memang berpendirian keras. Pelan dia menuju kamar kerja Hasan dan duduk di lantai, dekat dengan lutut Hasan. Hasan yang masih sibuk dengan reportnya..getting more irritated!
"Bi.. skali aja Bi. Umar gaka da duit Bi, sama sapa lagi Umar mesti minta Bi.. Plis bi.. Umar akan manfaatkannya sebaik mungkin" Umar mencoba lagi dengan nada tersedih yang dia pernah lakukan.
"Ok, beli sana! Beli! Tapi dengan uangmu sendiri! Abi gak peduli. Ambil tabungan babi kamu kek, apa kek. Pokoknya abi gak mau tahu! Kamu gak perlu itu sepatu, jangan jd tukang pamer Umar. Abi gak suka! Ummi pasti kecewa denganmu!" Hasan ceramah panjang. Umar hanya tertunduk diam..
" Bi.. plis Bi.."
Brakk! Pintu kamar Hasan dibanting dari dalam. Hasan marah. Penat dan stress kerja ditambah dengan rengekan anaknya yang dianggapnya nonsense itu membuat emosinya meluap. Umar berjalan pelan menuju babi pinkynya di kamar..
"Ok, lil ugly pig! Aku perlu isi perutmu sekarang!"
Brakk! Dan dalam hitungan menit Umar sedang menghitung jumlah uang yang belom lama dia kumpulkan untuk naik haji.
" Seratus sembilan puluh..hm.. dua ratus..kok pas yah.. kurang 15 ribu! tak apalah.. aku beli itu sepatu. Tarjo, tunggu kedatanganku!"
Minggu pagi.
"Bi cepetan Bi... Tarjo dah tunggu.."
Umar menyemangati Hasan yang dengan malas mengemudi pagi itu. Harusnya dia bisa nyantai di depan komputer dan minum kopi. PAgi ini, dia musti ke stadion, parahnya lagi, nonton anak2 kecil main bola!
"Jo, TARJO!!!!" Umar memekik keras ketika mereka sampai di pinggir stadion.Yang dipanggil seperti telah menunggu lima tahun langsung berlari ke Umar.
"Hoi.. Wes tak tunggu2 sampek ndredeg Umar!"
mereka tertawa2.. sejurus kemudian Umar melepas sepatu bola barunya, bertukar dengan sendal biru si Tarjo. Sementara HAsan hanya memperhatikan mereka dari kursi penonton.
"Gol pertama buatmu Mar! Aku janji. Suwun sepatue yah, aku akan main dengan baik!"
"OK! Cepet masuk sana!"
pertandingan di mulai. Umar menuju tempat duduk ayahnya. Hasan memperhatikan anaknya yang kini memakai sendal biru. Umar tersenyum bangga dan duduk di samping Hasan. Sejenak mata Hasan memperhatikan sendal biru itu, bukan sepatu bola baru lagi??
"Apa yang kulihat ini Allah??" Batin Hasan jadi tak karuan. Umar menukar sepatu bolanya dengan sendal biru ini. Memang warnanya masih bagus tapi.. astaghfirullah.. sendal ini yang kanan bermerk "swallow", yang kiri "melly". Sendal Tarjo. Dan dari ukurannya itu bukan milik asli tarjo, karena jauh lebih besar dari ukuran anak2.
Hasan termenung..
"Jadi ini yang berusaha dijelaskan oleh Umar beberapa hari yang lalu. Dia beli sepatu bola itu untuk Tarjo?? Kenapa aku buta hanya karena harga sepatu yang tak seberapa? Kenapa? Zuhud aku bilang? Siapa yang zuhud sekarang? ketika kepentingan anak sekecil tarjo yang tak sempat kulirik, Tarjo yang bapaknya hanya tukang las, yang setiap minggu diceritakan Umar bahwa dia adalah striker yang handal?? Allah.. aku malu.. Ternyata setulus itu anakku dalam persahabatannya.. dia korbankan tabungan hajinya. sedangkan aku, asyk dengan su'udzon yang menggerogoti hati, hingga tak kudengarkan penjelasan anakku.."
"Yak.. yak.. GOLLL....!!!! bI LIAT Bi.. TARJO..Bobol gawang!"
Hasan terkejut, Umar bangkit sambil berteriak: "AYO JO... HAJARR.."
Dan dari jauh, yang disebut TArjo mengacungkan jempolnya ke arah Umar. Umar kembali duduk.
"Umar.. maafkan abi ya. abi su'udzon sama Umar.. "
Umar tersenyum..
"Bi.. abi gak salah kok.. tapi lebih afdlolnya kalo abi habis ini sahurin utang Umar ke koh Ah Beng, soalnya duitnya kurang 15 ribu. Jadi Umar ngutang.."
"Ya.. beres.."
Ya Allah.. BAHKAN CINA TOTOK ITU PERCAYA PADA ANAKKU.. Sedangkan aq, selalu berprasangka buruk padanya.. Astaghfirullah...

Remembering: my old shoes.. dibuang belom ya ma bunda..Thanks mom 4 always trusting me..

Aku gak poso, majikanku takut aku matek!

Puasa.. menjelang lebaran malahan sekarang. Lambat kalo ngomongin masalah puasa. Tapi sudahlah, better late than never khan..
Biasanya banyak sms indah selama ramadhan nih. Yah, kecuali yang lagi gencatan senjata sama saya..:)) Ada yang bilang met ramadhan, met buka, met sahur, pokoknya.. met..met.. met..sampek penuh. Kadang sayapun iseng tanya sama temen2: Poso tah gak?bolong brapa?
Jawaban yang muncul macem2 loh, diluar dugaan lagi. Dan jawaban yang paling aneh adalah dari mabk munawaroh, tetangga sebelahku yang super lucu. Entah aku apa dia yang lucu, wong kalo ketemu aku dia akan tertawa2 terus sampai hilang di lift. Gini bunyinya: Mboh.aku.gak poso.mbokku wedi aku matek.nek di drop neng M.O.Mpiye. Entahlah sms ini bikin saya ketawa jumpalitan, tapi setelah tak pikir2.. sedih jenderal..
Kebebasan beragama dan menjalankan agamanya adalah hak setiap manusia, bukan begitu sodara2.. malah katanya ada di Human Rights Charter, polah jenenge lali. tapi praktiknya di sini, alamak.. Kalo sholat dialarang, alasan mereka adalah buang waktu, karena musti lima kali sehari. Kalo puasa.. ada yang takut kalo pembantunya mati. Amit2 jabang bayik.. semoga Allah mengampuni dosa2ku.. Kembali, Singapore dilanda: paranoid!

That's liwat, sodomy..

"Bibik.. it's painful..." Ahmad terjongkok di kamar mandi. Kali ini bukan duduk di toilet bowl seperti biasanya, dia aku suruh duduk jongkok di bawah. Ahmad sakit perut!Berawal dari diare yang dia derita selama tiga hari. Sudah ku bawa ke dokter, sudah minum obat.. Diarenya mampet. Then.. masalah baru timbul. Dia jd sembelit.Dokter oh dokter, kau kasih apa ni anak???!!! Mungkin obatnya yg terlalu buat dubur Ahmad seret, gak bisa beol. Sampai hari ke dua.. aku bilang ke amdamku kalau Ahmad gak berak2 lagi. Padalah nafsu makannya tak kurang sedikitpun. Dan setiap rasa ingin buang hajat itu datang, dia akan merintih. Duh gusti, dia bukan anak manja, dia gak akan nangis kalo cuman sakit biasa. Keringat dinginnya keluar, mengejan sekuat tenaga.. Gak keluar juga. Padahal sudah aku kasih prune juice yang biasa untuk lancarkan beraknya, adem sari, dan urutan di blakang padannya. They did'n work!Hari ke tiga..Berkali2 ahmad masuk toilet, jongkok, merintih kesakitan, keringat dingin menucur.. gak keluar juga. Petang, kesabaranku plus perasaan gak tega liat dia kayak gitu. Dia masuk toilet lagi.. Mengejan sekuat tenaga. Dan tentu saja keringat dingin menucur, kali ini, matanya basah, mbewek!"Bibik.. painful.. "dia berpegang di lututku." OK.. lift up ur butt, lil bit higher!"Dia angkat sedikit pantatnya.. nungging. (gak usah dibayangkan gimana posisi kami, ini urgent!)Akku lihat ada benjolan kecil di duburnya. Yah, eek sialan itu udah mau keluar, tapi kelihatannya susah. Aku tinggal dia sebentar, ambil minyak zaitun. Kubasahi jariku, dan.. sensored! Terpaksa, aku ambil itu kotoran keras kayak batu denagn jari kelingkingku.. Brull... Ahmad menjerit."Aaaaaa..." Habis itu dia lemes.. keluarlah kotoran keras itu, dan ckckck.. suer.. bener2 keras kayak batu, pantes ngganjel berhari2 disitu. Bisa dibayangkan selama 3 hari dia liat TV nungging, sakit katanya buat duduk.Acara dilanjutkan dengan pindah duduk di toilet bowl..Ah.. lega... keluar juga hajat si Ahmad. Leganya hatiku saat itu gak bisa digambarkan, entahlah, aku rasanya mau tunjukkan kotoran keras itu ke dokter Chew di bawah blog dan bilang " Blajar lagi sana jd dokter!!!"
Malamnya, aku ceritakan kejadian mencongkel kotoran di toilet itu sama madamku, n u know what she said??"Hah?? That's liwat, sodomy...!"
Terang aja aku lebih kuat pekik"Whattt??? I didn't mean that way!"Woo.. ancene... paranoid orang2 ki.. Mosok aq sodomy dia seh??!:(((

1..2..3.. Amazing!

Hampir pukul 6 petang.Aku dengan pacar kecilku, si Ahmad menunggu kehadiran madamku di bawha blok. Rencana mau ke rumah nenek di woodlands. Ahmad yang super aktif, gak bisa diem, lari sana lari sini.. Ahmad yg waktu itu belom masuk sekolah nursery dia, hanya belajar denganku, dikit2 di rumah. Dia tiba2 berlari menjauh.."Bibik.. catch me!""I dun want! unless.. u count untill ten!"Sedikit ragu, karena waktu itu dia baru2 saja kenal nomer. satu sampai sepuluh."Ok! one.. two 3..4..5..6..7..8..9..10.." Ahmad lari berhambur ke pelukanku.God! Asal kalian tahu gimana rasanya anak kita pertama kali bisa menghitung. Kayak dapet sesuatu yang sulit bgt digambarkan.. Subhanallah.. Bilang aku sok romantis.. Tapi, kejadian itu di depanku. Si Ahmad dengan kegokilannya pertama kali mengucapkan angka2 itu di depanku. Dan aku hanya amahnya, sekali lagi..bukan orang yang melahirkannya."Good job man!" SELALU ku ucapkan ketika dia melakukan hal baik. Kupeluk dia, terharu rasanya.. Jerih payah yang tak sia2.. Mungkin perasaan kayak ginilah yang sering dirasakan para pendidik anak2 kecil, amazing!

Ketika ahmad bertanya Tuhan

Suatu malam lepas sholat maghrib.. Si Ahmad dengan sarung mininya, kebetulan cuman pake CD di dalemnya, lengkap dengan songkok kecilnya bertanya kepadaku."Bibik.. where is Allah..?""Hm.. Allah can be everywhere.. here, there, with u, with me..everywhere Ahmad.""Where..??I can not see Allah.. Where..?"Ah, mungkin everywhere tah cukup menerangkan keberadaanNya. Perlu hal yang lebih konkrit."OK, come over here.""Wait, Ahmad nak lipat this" Dia melipat sajadahnya dengan sedikit putus asa. Susah.."Look.. let me blow ur face.." hUFF.. Aku tiup wajahnya dengan agak keras.""Au.. naughty bibik!""Can u feel the wind?""Ya?""Can u see the wind?" Ahmad sedikit berpikir.."No!""So, just like that, Allah is here with us, but we can't see Allah""No.. Allah is not here, I can not see Allah..""Ahmad, Allah can be everywhere, Allah can be up in thesky, That's why Allah can see all of us, even though we can not see Allah"Sedikit titik terang, dia paham mungkin yang aku maksudkan. Langit yang tinggi, Allah pasti bisa lihat semua makhluknya di bumi. Then..Ahmad melongok menuju jendela.."Where.. I can not see Allah..""Hayya.. dun lean against that window, come here. It's dark in the night Ahmad. Allah can see u.. but we can not see Allah.."Capek mungkin dengan penjelasanku yang entah jelas apa enggak dengan pertanyaannya tentang Tuhan. Ahmad nyelonong keluar. Tapi sejak itu, aku jadi sering mendengar Ahmad bilang " Naughty bibik, I tell My Allah, My Allah will scould you, bibik!" Ini terjadi ketika aku paksa dia matikan TV, sambil tunjuk2 mukaku.. hihihi..
Bukan hal gampang bagiku ngejelasin keberadaaan Tuhan pada dia. Entah kenapa dia tanya itu padaku, kok gak tanya ke ayah atau maminya. Mungkin penjelasannya akan lebih di dengar, mengingat posisiku hanya sebagai super nanny nya.. Ah, semoga dia paham. Kalau yang aku hadapi orang2 dewasa, katakanlah temen2 nasrani yang suka debat dengankupun, akan sangat mudah menjelaskannya, tinggal bilang: hayya nadzkur shifatallah.. hayya na'rif wahdaniyata.. Allah wujud, qidam baqo', mukholafatu lil hawaditsi.. Ini masalahnya gak bisa dijelaskan dengan dalil naqli sodara2..Ah, maafkan amahmu Ahmad, yg miskin ilmu...

pudarkah cinta itu?

'Salamualaikum...

Ketika pertama kulihat wajahnya pertama kali...
Dulu.. dulu sekali.
Ketika kudengar suaranya pertama kali...
Ketika ku sapa dia pertama kali..
Ah, membawaku ke alam lain yang indah. Alam penuh makna kalau orang sedang jatuh cinta bilang. Menerbangkan akal sehatku ke alam mimpi, melambung tinggi seakan sakit dalam kehidupanku luluh berguguran, hanya dengan mendengar tutur katanya, hanya dengan melihat senyumnya...
Kuberanikan diri, dengan sepenuh hati kuberjanji sehidup semati..
Halal baginya, halal bagiku.. kupanggillah dia dinda, sang bidadari hatiku. Dia yang bisa kujadikan tumpuan beban bathinku, menyejukkan hatiku, meredam amarahku. Dia yang menemaniku sepanjang waktu dalam perjalanan hidupku. Dia yang mempersembahkan hal terindah yang sebelumnya hanya angan belaka. Dia yang memberiku tiga permata penyambung jihadku...
Bertahun...lama...
Entah apa gerangan yang terjadi pada cintaku.. Wajahnya tak lagi secerah dulu, badannya tak lagi seramping dulu, nafasnya tak lagi seharum dulu... Tangan2 halusnya, kini kasar oleh pekerjaan rumah yang kadang tak habis2.. Satu dua rambutnya berubah warna.. Tinggi badannya jadi tak seimbang dengan beratnya bila kuamati, mata jernihnya, terlihat sayu..kadang berair karena lelah.. Jalannya tak seperti dulu, semua berubah pada cintaku. Usia. Mungkin itu yang menjadi sebab..
Sedangkan aku.. masih gagah, masih pria mapan dengan segala kemapanannya. Salahkan aku jika aku berbagi sebagian cintaku pada bidadari lain? Bukan pudar cintaku, bukan... sungguh bukan itu. Aku hanya ingin berbagi. Ketertarikan pada dia?pasti. Dia cantik bidadariku, dia wanita shalihah (insyaAllah) sepertimu.. Dia sanggup menjadi yang ke dua.. Dia sanggup duduk di kursi belakang mobil kita jika jalan2 keluar. Dia sanggup menjadi Ummi juga bagi tiga permata hati kita..
Dinda.. ijinkan aku berbagi cintaku dengannya.. Dia akan menjadi sahabat bagimu.. teman curhat..
Dinda... bukan pudar cintaku..hanya ingin kubagi.. Mengertilah..

Jalan suromenggolo, ealah..

Pagi2. dari milist sebelah, smazagroup tentunya. Cuplikan dikit banyak kiriman dari seorang kakang yang peduli:
"Jalan Suromenggolo, Tempat Nagbuburit Kawula Muda Ponorogo"
Suara Suitan Tetap Terdengar, Deru Gas Menghilang
Anak muda di Ponorogo memiliki kebiasaan sendiri menunggu adzan Maghrib bulan Ramadan tiba. Mereka berkumpul di jalan double U Suromenggolo. Apa saja keasyikan kongkow-kongkow di jalan itu?
HADI WINARSO, Ponorogo
------------
ANGIN sore berhembus semilir. Sepanjang mata memandang, deretan warung makanan dan minuman berdiri berjajar. Pemandangan kian beragam lantaran banyak kendaraan hilir mudik di situ.� Mulai sepeda angin, motor sampai mobil berbagai jenis dan merk. Pengendaranya juga beragam. Namun, kebanyakan adalah kalangan anak muda, laki-laki dan perempuan.
Berawal mengitari jalan tembus dari Jalan Pramuka ke Ir Juanda, ular-ularan kendaraan itu satu demi satu mulai menepi. Tak pelak, tepi sisi timur dan barat jalan akhirnya nyaris tertutup kendaraan parkir. Anak muda itu pun bergerombol membentuk kelompok. Sendau-gurau lalu pecah. ''Suit-suit, '' siulan kerap kali terdengar dari kerumunan anak muda ini tatkala melihat lawan jenis yang sebaya dengananya melintas naik motor.
''Kalau hanya bersiul kan tidak membatalkan puasa,'' kilah seorang di antaranya ketika temannya mengingatkan bahwa bulan ini adalah Ramadan.
Ada keasyikan tergambar saat mereka bercengkerama. Kongkow di Jalan Suromenggolo seakan menjadi acara wajib setiap petang menjelang Maghrib selama Ramadan. ''Tak terasa waktunya buka puasa tiba-tiba datang,'' ungkap Hafid, ABG (anak baru gede) asal Sambit.
Dia mengaku selalu menyempatkan diri dolan ke Jalan Baru -sebutan lain Jalan Suromenggolo- -saban sore. Kebiasan yang sama juga dilakukan kebanyakan anak muda lainnya. Bagi yang berpacaran, sengaja berdua berkunjung ke Jalan Baru. Kendati kadang sekadar berboncengan motor melintasi jalan tembus itu. Menjelang petang, mereka berhamburan pulang untuk menyantap hidangan buka puasa di rumah.
Yang menarik, adat seperti itu juga diulang malam hari. Mereka begadang di warung-warung tenda yang menjamur di situ. Datang secara bergelombang hingga tak pernah sepi pengunjung. Jalan Suromenggolo baru berangsur sepi menjelang waktu sahur. ''Rasanya kalau nggak ngopi ke sini, hidup belum terasa lengkap,'' dalih Dika, tinggal di perumahan tak jauh dari kota.
Sepanjang Ramadan, anak muda di Ponorogo juga mulai santun memanfaatkan penggal Jalan Suromenggolo. Sekarang jarang terdengar raungan mesin motor yang menandakan tengah berlangsung balapan liar. ''Jarang ada balapan, makanya tak terlihat polisi berjaga-jaga sekarang,'' kata seorang pemilik warung.
Sebagian warga yang lain menilai pemandangan di Jalan Baru mulai monoton. Deretan warung yang ada masih saja seperti itu sejak bertahun-tahun lalu. Sama sekali tidak tersentuh penataan. Padahal, bentang jalan yang ada tak kalah panjangnya dengan Malioboro di Jogja sekali pun. ''Marilah mulai dipikirkan menata jalan baru,'' ungkap sekelompok warga mengandaikan suasana jalan yang sudah tertata.
Ide membebaskan Jalan Baru bebas sehari dari asap kendaraan bermotor, selama ini belum pernah tercetus. Kalau saja pengguna jalan yang ada semuanya berjalan kaki sembari berbelanja penganan, pakaian serta barang pernak-pernik lainnya di kaki lima. ''Akan menjadi daya tarik dan potensi ekonomi tersendiri,' ' angan yang lain.
Yang terang, kini sudah kekhawatiran lain dari sejumlah orang tua terhadap munculnya adab baru di Jalan Baru. Sebab, tak jarang ditemui anak perempuan berdandan seronok mangkal di warung tenda. Mereka khawatir muncul warung remang-remang layaknya di beberapa kota besar. ''Kalau sudah begitu, arahnya pasti ke pergaulan bebas. Ingat di Solo dengan warung angkringnya yang terkenal ada ciblek (cilik-cilik iso dikablek, red).'' ***(sad
Hihihi.. jadi, uklam2 pake sepeda ontel udah gak jaman lagi yah..?

Oh ya, buat rekan2 yang berada di kursi pemkab Ponorogo atau pihak yang merasa peduli dan mulai jengah dengan kondisi jalan baru tersebut, bisa pikirkan ide ini. Mungkin terkesan nyleneh, tapi kalo bener kenapa enggak?? Jare wong tuwa, nek wes jodho ra kurang madya..hahaha..
Gini nich, kalo selama bulan puasa mereka berkumpul disana dengan wheng2an asap kendaraannya, gimana kalau sekalian kita kumpulkan generasi muda kita tiap sore. Dari pada mereka datang tak diundang pergi nyelonong, kan mending kita UNDANG mereka! Hadirkan ustadz yang masih muda, kritis dan tentunya peduli terhadap generasi mudanya. Mau panggil Gus2 dari pondok mana terserah, yang penting peduli dan berniat membangun secara positif terhadap keadaan _jalan suromenggolo_ tersebut. Letaknya yang strategis di kota, jalannya yang puanjang (sebagai jalan tembusan itu jalan lebih dari bagus men!lebar lagi! sampai2 gak usah dikasi tulisan ngebut benjut..)
Undangan ini tidak sekedar undangan. Mereka diundang untuk dengarkan ceramah, istilahnya kultim (kuliah tiga puluh menit). Jadi sediakan mimbar kacangan aja boleh, asal bisa dilihat dan di dengar dari jarak sepanjang jalan tersebut. Oh ya, jangan lupa tutup jalan itu dari kendaraan selain para audiences ceramah.
Setelah adzan hampir berkumandang, mereka buyar khan?
NAH, ISYA'NYA kita bisa buat tarawih bersama di sepanjang jalan itu. Biar masjid Jami' ramai orang, biar alun2 ramai pedagang. Jalan suromenggolo bisa di isi dzikir dan do'a men.. Tinggal sediakan alas terpal (jangan yang bekas jemur gabah, guatel kabeh ngko!), atau mereka bisa bawa alas sendiri2..
Pertanyaannya? Parkir??alah.. gedung depan gedung kesenian, depan gedung olah raga (atau entah apa namanya lupa), kan banyak tempat. Kalau perlu, gak usah pake parkir, biar mereka dengerin ceramah sambil nyanggong di atas motor aja.
Pertanyaan keduanya?? Keamanan? Elehh dul2.. polisi kerjanya ngapainn?Sekalian tuh biar para aparat lebih bermoral dengerin ceramah sama anak2 muda.
Pertanyaan ke tiga?? Sapa yang mau tanggung jawab?? Healahh.. KAMU YANG BACA INI TULISAN!
Pertanyaan ke empat?? Gus mana yang mau ceramah? Kalo niat, manteb, kasih saya tanggal dan jamnya, insyaAllah saya bantu usahakan. (kikikik...)
Pertanyaan ke lima?? Siapa yang mau jadi imam di tempat seperti itu? Kalo niat, manteb, sudah ada yang confirm insyaAllah mau jadi imam.
Alah, kalian nih, dikasih ide malah banyak pertanyaan..mau baik enggak se?
Ok, bagi para pembaca yang mempunyai kontribusi di pemkab Ponorogo, atau yang memeng peduli dengan generasi muda Ponorogo, rencana kayak gini semoga jadi masukan. Ning ya dipikir tenanan, masak masukan2 terus, lama2 khan jenuh, kalo masukan banyak, tapi hewes2..bablass...sekedar wacana.
Semoga bermanfaat.. Afwan kalo ada yg nylekit.. kan udah tau, Tata MALAS kETAWA..

Cerita Hasan pada Umar (read: aku cinta istriku)

Suatu hari Umar yang sudah remaja duduk berdua dengan abinya di beranda rumah. Mereka menikmati pisang goreng dan teh hangat yang dibuat oleh sang abi, Hasan untuk cemilan sore itu. Begitulah mereka, ketika liburan pesantren Umar mereka akan menghabiskan waktu berdua, mengenang sang ummi, bercerita tentang cita2 Umar, dan sebagainya. Sore itu, Hasan mengulas perbedaan pesantren jadulnya dengan pesantren jaman baru, pesantren modern Umar.
Begini menurut Hasan bedanya:
Pesantren jadul Hasan hanya berpagar bambu dan tumbuhan liar, sehingga sangat mudah bagi para santrinya keluar masuk pondok, pergi ke rumah orang kampung, atau memetik sayuran untuk makan mereka. Pesantren jabar Umar bertembok tinggi menjulang, membatasi ruang antara kaum intelek islami di dalamnya dengan warga sekitar pondok, tak seorang pun santri bisa keluar seenaknya.
Pesantren jadul Hasan, para santrinya lebih suka memakai sarung daripada celana panjang. Sebenarnya bukan lebih suka, tapi karena pakai sarung lebih murah, serba guna, dan tahan lama (kayak iklan baterei aja..). Selain tentunya sangat "casual" bagi para santri jaman jadul Hasan (more than sual..). Pesantren jabar Umar, lain lagi. Santri2nya necis, berbau segar, rapih dan tentu berambut pendek, rapi juga. (Jangan salah sangka, kadang rambut pendek atau gundul ini, terjadi karena terpaksa, menggunakan bahasa selain Inggris di pesantren.. aneh)
Pesantren jadul Hasan, para santrinya hanya pulang sekitar 6 bulan sekali, bahkan ada yang pulang hanya setahun sekali, atau tak pulang sampai mereka merasa cukup ilmu untuk pulang. Pesantren jabar Umar, mengijinkan keluar para santrinya (atau pulang) pada jum'at setelah dzuhur. Jadi jangan heran kalau kita akan melihat para santri dengan seragamnya berambut pendek, baju rapih, bau sedap dan segar, berjalan mondar mandir di sekitar pusat perbelanjaan atau di toko2 buku, berbahasa Inggris dan Arab tentunya, yang entah orang awam tak paham mendengarnya.
Pesantren jadul Hasan, para santrinya suka makan bersama2..dalam wadah sama, hasil masak bersama, dan cari sayur bersama di kebun. Mereka makan nasi liwet anget, dengan kulupan hasil ngramban tadi, dipadu dengan sambal bawang (nyambelnya pake baca al-kautsar katanya..) ditetesi jelantah ikan gerih kemarin (sisa minyak goreng ikan asin,jangan buat minyak rambut, rubung semut!), hm.. Subhanallah.. nikmat. Pesantren jabar Umar, makannya dimasakkan asrama pondok. Empat sehat (lima sempurnanya buat sendiri2..)tercukupi dengan baik, kadang para orang tua mengirimkan lauk sate ayam, gulai kambing, steak, spaghetti, KFC (Ayamnya bang Fred katanya.. hehe..). Mereka makan dibangku sendiri2..dalam wadah sendiri2..kadang dengan lauk yg istimewa sendiri2..
Pesantren jadul Hasan setiap juma'at pagi, sebelum sholat jum'at, para santrinya keluar pondok, ke jalan2 kampung, ikutan ro'an alias gugur gunung ato apalah istilahnya, jadi bisa dapat makanan gratis dari pak RT. Pesantren jabar Umar, jum'at pagi melakukan debat bahasa Inggris tentang teknologi terbaru dalam dunia komunukasi, tentunya sebelum mereka bisa keluar setelah sholat jum'at dan hunting barang baru.
Pesantren jadul Hasan adalah bangunan tua sederhana,jadi kalau ada atap bocor, yah merekala, para santri yang panjat dan gantikan atap itu, betulkan saluran air, bahkan buat sumur dan WC sendiri. Pesantren jadul Umar, merupakan bangunan beton anti gempa, anti nuklir malah.. Proyeknya menelan dana Trilyunan, indah dan megah. Dan tentunya, iuran dari para orang tua juga mewah dan megah, makin banyak sumbangan yang diberikan orang tua santri, makin tinggilah self esteem santri itu, habisnya.. kontribusi menentukan kemampuan unjuk gusi...
Pesantren jadul Hasan, tidurnya di lantai tegel, dengan tikar plastik, kalo g ada ya tikar pandan atau mendong. Berbantal bantal kapuk randu yang kalau ditepuk, bukk.. blushhh.. apeknya minta ampun. Kadang isi randunya mojok di bantal, jadi geli2 aneh kalau dipakai tidur.. Hamdulillah, itulah yang membangunkan mereka sebelum cahaya dan lebih memilih bersujud di lantai musholla. Pesantren jabar Uamar, tidur dengan alat tidur yang lengkap, seperti di rumah, cuma bedanya, mereka tidur dalam barak, banyak teman. Bangun mereka karena bel atau alarm pondok yang dibunyikan kuat2..
Pesantren jadul Hasan, para santrinya hanya mengambil foto mereka saat pendaftaran santri baru dan saat akhirussanah.. Biasanya gratis. Atau.. saatlebaran bareng2 dirumah Abah Yai, karena banyak orang datang sowan. Pesantren jabar Umar... foto para santrinya... terjejer dengan indah di account :Friendster.com. wakakakaakk....
Umar, ini hanya masalah perbedaan waktu anakku. Abi hanya mengingatkan, walaupun kamu sekarang berada di dalam tembok menjulang tinggi pesantren modern, jaga segala kesederhanaan yang membawa nikmat itu. Jangan berlebihan terikut dalam arus kemajuan jaman sekarang, mengikuti itu wajib, tapi tidak harus masuk dalam jeram kan? Meski sekarang musim junk food, abi gak mau kamu jadi junk generation.. Jadi pemimpin yang baik, inget pesen ummi, jadi imam yg bisa diingatkan.. Ummi akan bangga padamu..

yang mau tahu ttg mairil, semoga membantu

Mairil, homosexuality in boarding schools


Almost all religions forbid homosexuality as can be seen in the story of Sodom and Gomorrah in the Bible or the people of the Prophet Luth in the Koran.
According to a recent study, however, homosexuality can be found even in religious institutions, including in pesantren (Islamic boarding schools).
Islamic expert Achmad Zainul "Inung" Hamdi said a certain type of homosexual activity, known as mairil or sempetan occurred between male students (santri) at the boarding schools.
"It happens between senior students and junior students. The Kyai (leaders of the schools) know about the practice, but they ignore it," Inung, who is a lecturer at the State Islamic Institute, in Malang East Java.
Speaking at the four-day National Meeting: Sexuality and Men's Sexual Health, last week, Inung said the senior students -- usually young assistant teachers -- gave "more attention" than usual to junior students.
He said mairil was defined as a penetration between the legs, instead of anal sex.
"If there were anal sex in the pesantren, it would be rare since anal sex or liwath is forbidden. Mairil is considered as an "emergency exit" for students," Inung, who got his masters degree at Sunan Ampel State Islamic Institute, explained.
He said a famous pesantren in Kediri, East Java, even decided to allow the practice among students in its bahtsul masail discussion forum a few years ago.
He said the practice was tolerated, especially among students who had reached marriageable age, but were still studying or teaching in the boarding schools.
Sociologist Dede Oetomo said Inung's explanation showed homosexuality was a reality in society, including in religious institutions, although some denied it.
"We have found a former student of a pesantren is now living with HIV/AIDS. He is now under treatment," Dede, who is also HIV/AIDS activist, said.
Dede said a counseling team was preparing a method for increasing awareness of HIV/AIDS for men who have sex with men (MSM), including holding information campaigns in pesantren.
He said awareness of the need of safe sex was important because the number of men who had sex with men was large and was not only gays and transvestites but also bisexuals.
"Besides injectable drug users, MSM are also prone to HIV/AIDS. These men could be gays, transvestites, or even husbands," Dede, who has a PhD from Cornell University, said.
Homosexuality is also found in Indonesian traditional cultures, such as the bissu in Gowa, South Sulawesi and warok-gemblak in Ponorogo, East Java.
In bissu tradition, some transvestites become the bissu (leaders of traditional rituals) who have power to inaugurate traditional kings.
The bissu transvestite is considered a representative of God who is believed to be genderless.
After the failed coup in 1965 blamed by many on the Indonesian Communist Party, the tradition vanished as the military considered the bissu to be supporters of the party. Currently the tradition is being revived.
In East Java, the warok is one of the male performers in Reog traditional dance. The warok maintains his spiritual and physical power by having sexual relations with young men known as gemblak.
Source: The Jakarta Post.com

Lomba pitulasan

Ah, tujuh belas agustus tuh udah tiba lagih..
Kabar emak,dikampung pada buat lomba aneh2 di depan mesjid. Dasar, orang2 kampungku yang makin hari makin aneh. Ngobrol tentang lomba tujuhbelasan nich, ada beberapa ide konyol yang timbul seiring dengan semangat kemerdekaan gokil (kalo kemerdekaan bercinta mah, udah ada yang memproklamasikan..).
Panjat Pinang special.Kalo biasanya panjat pinang dikampungku nih paling seru dari lomba2 yang lain. Meskipun hadiahnya tak seberapa.. bisa digantung cd Sony baru loh. Itupun membuat bocah2 cowok pada happy. Coba kalo yang digantung barang yang lebih berharga.. Misalnya..ehm..sertipikat rumah gituh,atawa sertipikat tanah, atawa bpkb kendaraan,hehe. Malah akan lebih heboh lagi kalo yang digantung tuh barang2 elektronik seperti boomboxnya philips, mini TV,kulkas, mesin cuci,home theatre..heheheh..mo coba? Aha, kalau mau lebih heboh lagi, gantung ajah kambing, atawa lembu..(silahkan cari kambing ato lembu yang patah hati, atao yang dikawinkan secara paksa!jadi dengan ikhlas nggantung..) Pasti yang ikut bukan cuman bocah2 cowok lagih, pak tani, bu Tani, pak guru, bu guru, pak lurah dan "bulu Rah" pun akan ikut. (Tapi di kampungku udah satu periode gak punya lurah ato kades, terakhir kali yg jabat mati muda, jd takut smua. hahaha..)
Lomba balap karung special. Nah ini yang susah2 gampang jugah. Karena karung yang dipake biasanya yang tebel, coklat, n bau plus bikin gatal di kulit. Bagus lagi kalo lomba balap karung ini mewajibkan para pesertanya pake sarung. Hehehe.. jadi lompatannya bener2 powerr man! N sekali sarungnya melorot.. kan cuman pake karung ituh dia. Ingat. PAra peserta harap pakai kolor di dalam! Lagi nich, kalo biasanya lintasan hanya 15 meteran, bikin lintasannya kayak sprint 100 meteran. Seru tuh jadinya. Jangan lupa, hadiahnya..kasih kambing!
Soccerr daster..Ni lomba pernah dipraktikkan di kampung sebelahku. Seru loh. Smua peserta wajib pake daster. Jika tiba2 ada musik berbunyi, para peserta harus joget dan menghentikan aktivitas bolanya. Hehee.. boleh dicoba. Ni lomba hadiahnya wajib kolor yang bagus2 loh.
Ada lagi nich, lomba buat para manusia bertangan kuat. Lomba lempar tangkep durian. Ni lomba kayak volly, jadi sapa yang nangkep lemparan lebih banyak yang menang gitoh. Masalahnya lagi musim durian kagak?hehe.. Hadiahnya musti heboh.. misalnya 100 ekor ayam (ekornya doang..), 75 ekor sapi (ekornya doang). Masalahnya lagi, cari ekor2 tuh nyang susah, karena gak semua ayam ato sapi mau disunatin ekornya ajah..
SELAMAT MENCOBA.. SEE YA..

CARING CAN'T BE FAKED

Caring? (kering kek, caring alas berjemur kek, whateverr..) ?
Banyak orang mengatakan : Aku lakukan ini, karena aku peduli padamu sayang. Heleh.. bush.. I do all these because I do care about you.. Haruskah kita percaya dengan kata2 kampanye seperti itu? Peduli bukan berkata manis, meskipun memang kadang perlu. Peduli berarti sikap yang mengambil berat tentang sesuatu hal. Caring atau kepedulian ini secara manusiawi akan dimiliki oleh individu yanga kan diberikan kepada dirinya sendiri, individu lain, barang, ataupun makhluk lain. Jadi apakah kepedulian itu bisa dipalsukan? Bisa hanya dikatakan bahwa seseorang itu peduli pada kita?atau kita peduli pada seseorang tersebut?
Peduli bukan berarti melakukan sesuatu untuk orang lain dimana orang tersebut bisa melakukannya sendiri. Itu namanya memanjakan, keterlaluan. Hargai apa yang bisa orang lain lakukan sendiri dengan pujian atau compliment yang cukup, dan bantu atau arahkan hal2 yang bagi dia masih sulit untuk dilakukan sendiri.
Kepedulian pada orang lain merupakan cerminan dari kepedulian pada diri sendiri. Bagaimana oranga kan peduli pada orang lain kalau dia tak peduli pada dirinya sendiri? Mbulet memang, tapi fakta. Pedulikan dirimu, lalu cerminkanlah pada orang lain. Caring can'be faked. For anyone who cares about anyone else.. u can show it..but don't try to fake it!
Dedicated to someone who cares... U ain't gonna do all these for something useless,I apreciate that. I'll be better than now. Promise!

MULTITASKING BRO!

Multitasking adalah hal yag ssama sekali tidak aneh lagi dalam kehidupan sekarang. Malah sekarang semua orang dituntut untuk mampu melaksanakannya dengan baik. Multitasking atau mengerjakan hal yang berbeda2 dalam masa bersamaan merupakan metode untuk menghemat waktu, yang sudah tentu akan berdampak pada penghematan biaya. Tapi sudah tentu multitasking memerlukan konsentrasi yang baik dari pelakunya. Salah2, malah semua pekerjaan amburadul karena si multitasking tadi. Bukannya menghemat waktu, malah menghancurkan tugas dan mengorot2 (bahasa london nih!)biaya.
Multitasking sepertinya sebuah kata ajaib yang sering digunakan manusia kantoran. Masih suka ber messenger ria.. nah.. loe.. multitasking negatif tuh. Nyambi chatting waktu bikin laporan, bukan hal yang aneh, lah meeting aja ada yg chat kok. Bagi yang mempunyai keseimbangan konsentrasi cukup baik, mungkin ini adalah cara menghilangkan stress atau boringnya kerjaan, namun bagi yang berkeseimbangan konsentrasi rendah, plis.. sadarlah. Multitasking tak selamanya baik kawan.
Contoh lain multitasking yang menarik yang sering saya jumpai di kehidupan. Di negara kecil yang eneh menurutku ini, semua orang memanfaatkan waktunya dengan baik, seefektif dan seefisien mungkin. Ajaran dari para pendahulu saya adalah sewaktu mandi. Lazimnya kita mandi berawal dari buka baju, kencing, berak (kencing dan berak ini rukunnya biasanya urut, susah ditukar2), gosok gigi, mandi, luluran, gosok badan dengan batu, an so on. Nah, kronologi mandi itu sebenarnya bisa kita akali sedikit dengan cara yang biasa saya terapkan.
Sewaktu mau buka baju, buka keran air, jadi air hangat dari water heater akan cepat mengalir, gak nunggu2 lagi. Habis itu, ambil sikat dan pasta gigi, duduklah di toilet bowl, sikatlah gigi anda sembari buang hajat. Percayalah, akan lebih hemat waktu. Karena kalau dilakukan satu2, apalagi dengan penghayatan seni yang aduhai, gak habis dalam 15 menit tuh buang hajat! Setelah itu baru mandi sebenarnya. Ini contoh simple aja.
Ada yang banyak dilakukan di negara kecil ini yang membuat saya geli sekaligus mengikuti. Tidur! Orang di negara ini tidur bisa dimana2 sodara2.. Apalagi di bus, MRT, Atau bahkan di bangku bawah blok. Mereka akan mencuri waktu tidur di sela2 hari. Sepulang kerja akan banyak orang yang tertidur kecapekan di bangku angkutan umum di negara ini. Maka, multitasking juga khan? pulang kerja nyicil tidur, ampe rumah kan seger lagi,lemayan.. Begitulah kebiasaan yang aku ikuti, tiap ada kesempatan tidur.. pejamkan mata, pasang alarm! Mula2 susah menerapkan seperti itu, lama2..bisa! Sambil nunggu nasi, tidur ah..
Multitasking yang menyebalkan pun ada di sini. Kebiasaan orang2 sini yang tidak mau membuang waktu percuma, bahkan untuk makan. Sering bahkan tiap hari saya akan jumpa orang makan sambil jalan. Tradisi yang buruk dan tidak sehat ini menjamur di negara kecil ini. Siapa saja, tanpa pandang ras, warna kulit, warna rambut, sama. Suka makan sambil jalan. Ironisnya orang tua pun tak begitu mengindahkannya. Suatu sore di sebuah mall woodlands si Ahmad kecil pegang waffle. Saya bilang : "Ahmad, eat ur waffle in de car, dun be like a horse!" Nah, mangkelnya, malah ortunya bilang: Never mind lah, give him a lilttle bit.." What can I do? Nothing. Kalau empyunya anak aja gak peduli, saya hanya siapa?? Hanya batin saya dalam hati: Oalah.. multitasking to??
Ah, skalian ajah beol sambil makan... masuk atas, kluar bawah, multitasking bo! (ada yang keramas sambil chatting loh kawan.. mending yg ngerasa ngaku dech..)

Pelajaran moral 1

Alkisah seorang gadis paling gokil yang kerja di Singapura. Setelah positif dengan semua tetekbengeknya, diambillah dia oleh sang majikan dari agent SMR (Sasha Management Resources). Beberapa hari di rumah, akhirnya datang juga panggilan untuk melakukan thumb print alias cap jempol ke MOM (Ministry Of Manpower_ yah, kalo di kita, kayak markasnya Power Rangers gt loh..). Setelah itu, baru dokumen lengkap bisa di dapatkan, passport kembali di pegang dan work permit bisa dibawa.
Pukul 07.30 am. telepon berdering mencari namanya, Ah, dari ibu Nani di agent. Hm.. dia bilang :siap dalam 15 minutes ya Zulfah, pak Yazid nak ambik kamu, bawa makanan kerana mungkin lama, sekalian minum, dan jangan lupa minta ijin majikan kamu. Salamualaikum.. Telepon di tutup, zulfah pontang-panting, karena satu hal, belom mandi. Akhirnya, mandi 5 menitan, pakai baju, ijin madam, cabut.. Ternyata sampai di bawah blok, masih kurang 5 menit. Karena tergolong manusia disiplin, 5 menit adalah waktu juga. Zulfah pencet lift, balik kerumah lagi. Zulfah buka pintu, ambil uang $10 yang baru dikasih sang madam, kemudian balik ke bawah. Sampai disana, van pak Yazid belum datang, sekali lagi, waktu adalah waktu. Tau apa dia buat?? Dia lari ke minimart (bekas sprinter yah kayak gini..).Beli hellocard! Dasar, orang kalo menggatal suka iseng telepon yah kayak gini nih.
Ah.. sampai lagilah dia di bawah blok. Alamak.. pak Yazid sedang telepon dengan telepon bimbitnya, pasti telepon madam si Zulfah di rumah. Matilah dia kali ini.. Hm.. salamualaikum ibu.. sapa Zulfah pada istri pak Yazid yang dengan tampang seremmnya langsung berbalik dan...: Alaikumussalam!! hmm. kemana awak pergi?hahh?berapa lama awak pikir kite smua tunggu ha?? menggatal awak baru datang kat singapore?pegi mana?ikut orang cina tadi ye?Ha?Awak beli hellocard?dah ade boyfriend pulak baru seminggu di sini, ingat, kalo awak menggatal awak saya laporkan ke majikan awak. Awak nak saya buat macam tuh??
Hm.. ngadepin orang kepala angin kayak gini musti kalem donk(calm down, red.) Dia selalu menyemangati teman2 di agent Elkarim dulu sewaktu kena marah ibu asrama: INGET JES. pasal 1:Majikan gak pernah salah. Pasal 2: Kalo majikan salah, lihat pasal 1.Kata2 yang membuat banyak teman2nya tertawa dan lupa nangis setelah dimarahi ibu asrama. Apalagi dengan menuliskan :calon orang kaya, di botol minuman dia yang disimpannya di kulkas sang empunya agent. Konon, tak ada orang yang berani ambil minum dari botol itu tanpa ijin, mungkin takut kualat, atau mungkin takut ketularan gila. Pokoke, dengan satu orang ini: Semangat!
Zulfah hanya diam.. tertunduk dan... GUBRAKK! Sandalnya??alamak..kenapa bisa yang kanan coklat dan yang kiri biru?? Astaghfirullah.. ternyata waktu dia ambil uang tadi, saking cepet2nya, itu sandal tertukar balik. Akhirnya dengan masih tertunduk dia tersenyum..Dalam hatinya bilang: Ya Allah, Kau Maha tahu keusilanku, ini balasanMu, hamdulillah. Lalu dengan senyumnya dia mengangkat wajah kusut dan malu: Maaf ibu..
Kemudian dia masuk van dan berjalanlah van ke MOM.. Sepanjang jalan, Zulfah menatap kedua alas kaki yang berbeda warna dan jenis itu, ah, yang kanan selop, yang kiri jepit. Sudah, jangan dibayangkan, Zulfah mukanya setebal semen cor! Sepanjang hari di MOM itu, tak sedikitpun dia tundukkan muka, tak sekalipun! Benar2 dia berakting seolah hal itu tak disadarinya. Bukankan semakin kita menyembunyikan sesuatu, semakin orang akan penasaran. Makanya, cuek azza, biar orang berkata Anjing menggonggong, zulfah berlalu, yuhuuu.
Beberapa orang memang memandang itu sendal, kemudian memandang wajah gokil zulfah, dan dengan senyum arifnya dia akan bilang: Yes.. any problem Sir? IHIHI.. Diperlukan kekuatan dan kemampuan sebagai diplomat sekaligus entertainer sejati untuk menjadi seorang :Zulfah!
pesan moral: Makanya, jadi orang tuh jangan kegatelan memanfaatkan moment, and satu lagi.. tergesa2 tuh..kerjaan setan,ya gak?(kadang kerjaanku juga, hehe..)

teringat dirimu lagi :(

Ah, suatu malam di tahun awal tahun 90an. Si gadis kecil yang cerewetnya minta ampun ini baru saja bisa nulis lancar. Dia memang pandai baca bahkan waktu masih di TK. Jangan salah, dia baca koran loh. Malam itu, habis ngaji dengan ibunya, mereka duduk berdua di ruang tamu sebuah rumah kontrakan. Kemudian sang ibu mengambil kertas, sebuah pensil dan menyoodorkannya kepada si gadis kecil. Kirim surat ke abah. Sebuah kebiasaan baru, seiring dengan kemampuan menulis cakar ayam si gadis.
Di lembar akhirnya selalu dia tuliskan: Abah jangan lupa belikan buah kurma yang banyak. Kemudian sang ibu akan dengan sabar melampirkan surat itu ke dalam suratnya sendiri. Menjelang hari raya adalah saat ayng membahagiaan baginya. Baju baru tentu, dengan buah kurma yang selalu dinantinya. Tak jarang hanya angan, tapi akan terobati karena euphoria hari raya. Dalam kerinduannya, gadis kecil itu akan tidur lelap dengan sarung sang abah pujaannya di bawah bantal. Konon kata sang ibu, sesudah dia dewasa, itu akan menyambungkan kalian berdua. Dan itulah yang masih berlaku sampai sekarang...
Ibuk, salam takzimku anakmu.. Si gadis kecil yang dalam kandunganmu buat ulah waktu test jadi PNS. Si gadis kecil yang badung sampai kecebur sumur waktu minggu pagi selepas pengajian. Si gadis kecil yang selalu menyusahkanmu dengan berbagai macam persoalannya. Si gadis kecil yang sesungguhnya sangat rindu padamu. Si gadis kecil yang angkuh, yang bahkan sampai sekarang tak pernah menyatakan cintanya padamu. Si gadis kecil yang suka keluyuran, yang membuat hatimu tak pernah tenang, bahkan sampai sekarang. Si gadis kecil yang selalu bilang: pending buk.. saat disuruh...
Berjuta limpahan rindu buat ibu..

Allah pengertian loh..

Jadi inget kata2 ini: Kenapa Allah ciptakan mata kita dua, telinga kita dua, tangan kita dua, n urat2, syaraf2 kita lebih banyak dari pada mulut kita? Nah, semua pasti tahu khan? Bahwasannya Allah lebih menyukai kita banyakan kerja dari pada ngomong. Ah basi ya?
Bentar2.. ini fenomena baru yang aku pikir agak lucu. Pernah gak jumpain orang yang kalo chattying lancar sekali, tapi ketika di ajak ngomong (gak usah jauh2.. lewat telepon aj, ga usah langsung!)langsung puret?? Nah inilah, manusia2 yang sering berada di balik layar dan menggunakan fasilitas internet utnuk berkomunikasi ada kalanya menemui kesulitan untuk berkomunikasi dengan media yang lebih nyata.Pengin aku tertawa sendiri (kalian ikut po'o). Lucu bin aneh.
Makanya tak bilang Allah pengertian, Dia ciptakan jari banyak dan mulut satu ajah. Jari2 ini banyak untuk orang2 yang pemalu ngomong langsung, jadi bisa pake keypad atawa keyboard untuk menyalurkan aspirasainya. Wah, kalau udah di messenger kayak lomba muhadhoroh ajah, orasi gak abis2, ibarat di atas podium gak pake nervous, tapi kalau udah mentok ngomong di telepon atawa ketemu langsung, klepek2.. Prrreeettt... Mati kutu! Anyway, buat temen2 yang ngerasa kadang seperti gambaran kondisi ini, berlatihlah sejak dini, karena bukan tak mungkin kawan2 yang berada di dunia maya akan menuntut untuk bertemu di dunia nyata. Nyahok loe. Buat para Dul Messenger.. mulailah berlatih komunikasi langsung.. ok..

surat2 sahabatku 3

Sebuah sms: Ta, aku takut. Aku baru msuk kamar, majikanku buntuti aku terus.
Aku bingung nih. majikanku mulai kurang ajar. Masa dia pegang punggung, pinggang, dan y Allah.. aku gak sanggup lagi aku ceritanya. Malah kemarin tuh, pas aku masak, kembali dia beraksi, yah gitu, pegang2. Aku gak tahan lagi!!
Tadi malam lebih parah, kan aku tidur dengan celana pendek yg biasanya tuh, nah ada yang pegang2 sampai ke paha. Aku pikir masa ada semut kayak gitu, kalo anak2 jelas bukan. Aku buka mata, Ya Allah.. itu majikan gila dengan tampang oonnya di kamarku. Aku marah dengan dia, malah dia tanya aku sayang dia enggak. Aku musti gimana lagi??? dia bilang kalau aku ngadu sama Maam, aku akan dipulangkan. Sementara ayahku masi di rumah sakit, operasinya belum selesai, aku musti gimana... Sorry ya, siang2 buat km ikut pusing, aq mau nangis dulu, balik dulu. Do'ain aku kuat.
Dia berlalu dengan linangan air bening di matanya... Sementara aku, si bodoh ini, si lemah ini, si manusia tak berguna ini, tak mampu berbuat banyak. Hanya saran agar pakai celana panjang, berdoa padaNya, hanya itu yang aku mampu. Y Allah, kerdilnya aku ketika saudari2ku membutuhkan aku, ketika mereka dalam jeritan sedihnya di negeri yang katanya tetangga Indonesia ini. Beratnya ujian mereka y Allah.. Dia yang hanya bisa sholat di toilet dengan segudang masalah rumah tangganya, dengan persoalan orang tuanya, sekarang ditambah dengan majikan cabulnya. Ya Allah.. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar..

surat2 sahabatku 2

Malam itu aku tidur seperti biasanya dengan si bungsu di kamar. Lampu kamar aku matikan, karena aku gak bisa tidur kalau lampunya nyala. Malam itu, majikan perempuanku kerja ambil shift malam, nenek pergi ke rumah sebelah nemenin kakak. Jadi aku sendiri di rumah dengan anak2 dan majikan lelakiku. Pintu kamar memang gak pernah aku kunci, karena majikan perempuanku suka marah kalau pulang kerja mau ambil anaknya di kamarku.
Di tengah tidurku, ada sesuatu seperti tangan orang menyentuh kakiku. Aku kaget bukan kepalang. Aku bangun, duduk, dan astaga.. siapa yang masuk ke kamarku itu? Majikan lelakiku. Suaraku tercekik di kerongkongan,kemudian aku melihat majikanku meletakkan jarinya di mulut. "Sssst.. diam!" Lalu menarik paksa tanganku keluar. Dia bilang kalau aku mau melayani dia, dia akan serahkan setengah dari gaji bulanannya padaku. Tapi kalau aku gak mau, akau akan diantar balik ke agentku disini, bahkan mungkin akan dideportasi.
Dengan marah aku bilang kalau meskipun aku janda, aku masih punya harga diri. Aku lebih baik pergi dari rumah itu dari pada harus menjadi korban nafsu bejat majikanku. Bersambung.. masi ada ujian nich di YM..
Nah.. udah nich. sambung lagi. Akhirnya sepulang majikan perempuanku dari tempat kerjanya, aku disidang. Ditanyain macam2, yang akhirnya berinti pada kelakuanku yang katanya menggoda majikan lelakiku. Demi Allah, aq kesini untuk kerja, bukan cari lelaki pengganti mantan suamiku. Akhirnya, pagi itu juga aku diantar balik ke agent. Sampai disana, majikanku menyerahkan aku pada ibu asrama kembali, dengan cerita yang tentunya versi mereka. Entahlah, aku dalam posisi sulit jadi gak bisa berbuat banyak. Meskipun potongan gajiku bertambah 2 bulan lagi, alhamdulillah aku masih dapat pekerjaan di rumah yang baru. Sebuah keluarga besar, dengan jumlah anggota keluarganya 19 orang termasuk aku.
Hanya di rumah ini, aku tak kebagian kamar, jadi tidur di luar. Ini hal yang sulit buatku, namun apa dayaku, dari pada ikut orang yang gak bener, mendingan aku sengsara dikit. Oh ya, sekarang rutinitas pagiku adalah nemenin nenek jalan2 dari jam 4 sebelum subuh sampai jam 9 pagi. Capek.. tapi dg begitu aku bisa menelponmu, seperti pagi ini. Kamu baik2 disana yah, salam buat temen2 di Sembawang.
Ah, saudariku beratnya cobaanmu di awal hari2mu sebagai muslimah baru. Selamat datang di Islam.. Semoga Allah kuatkan imanmu, lindungi kehormatanmu, dan tetaplah berlindung padaNya.

Miris atiku ngelihat kalian..

Siang itu aku seperti biasa makan di Banquete lantai 6 Couseway point dengan My beloved Madam. Habis jalan sana jalan sini, capek, makan.. itulah kesibukan weekend ku yang sudah hampir dua tahun ini aku jalani. Sampai juga nasi dengan fish soup yg aq tunggu-tunggu, seger..anget..n sehat! Di tengah2 waktunya makan, Ahmad sibuk dengan roti prathanya, tak sengaja aku melihat arah belakang. Di seberangku berdiri seorang cewek, pakai baju biru sederhana, pakai celan panjang, gendong seorang anak kecil. Mungkin usianya juga sama denganku. Dari wajahnya dan cara bicaranya, aku tahu.. anak Indo. Di depannya, sang nyonyah dan keluarga makan, ah, entah apa yang mereka makan, karena gak enak tolah-toleh kayak gitu, apalagi Madam bawa Nenek ni hari, bisa kena cuci aq. Sesekali tuh cewek bicara dengan anak kecil dalam gendongannya.
Hoalah... pembantu2... nasibmu. Sang juragan yang orang Malay makan dengan lahapnya sodara2, sementara dia musti berdiri di tepi meja sambil gendong anaknya. Duh gusti.. kenapa tidak disuruh duduk saja itu pembantu, ikut makan sekalian. Kalaupun itu anak kecil gak makan, selalu ada kursi anak2 kecil yg khusus dengan seetbeltnya, tarulah disitu. Dan parahnya lagi, itu orang loh bawa stroller alias kereta dorong bayi. Kenapa??? Kenapa itu cewek indo musti berdiri ngacir di depan orang2 yg sedang makan. Dimana hati sang juragan.
Pemandangan kayak gini kutemui setiap aku keluar makan. Dulu, di KFC yg masih aku ingat dengan baik. Aku mlenggong liat pembantu indonesia juga, yang berdiri mematung dengan bayinya, sementara juragannya makan dengan sedepnya. Ketika itu selera makanku jadi ilang, ayam rasanya kubis(yucks! sayur yg bagiku njelehi..), cheesefries rasanya kayak godong trembesi.. (aku udah coba, gak enak, pantes wedus'e mbah kung mendem..). Gara2 melihat pemandangan super takberperikemanusiaan itu. Lagi di pasar Yi Shun dulu, pembantu juga berdiri, padahal sang juragan orang Malay juga, serumpun dengan kita, sedarah!
Apa susahnya belikan makanan disitu.. Apa susahnya duduk dengan pembantu?toh pembantu gak bau, bersih, malah kadang lebih cantik dari juragannya. Kalau dipikir, dihitung2.. makan di banquette rata2 harganya cuman $3-$5 ajah, suruh bawa minum sndiri, kayak aq yg saku air putih kmana2 (anti softdrink!). Bukan jumlah yg besar. bahkan kalo cuman makan di Mc.D. paling burger juga cuman $3an.. Duh gusti, segitu hinakah pekerjaan pembantu. Padahal tanpa pembantu, mereka kalang kabut! Rumah pasti ancur.. anak2 ga terurus, karena rata2 orang Singapore kerja semua.
Ini malah hal yg lucu lagi. Si Yuli pagi2 ketemu aku di bawah blok. Waktu tak tanya: Where do u wanna go? (oh ya, si yuli nih paling suka diajak basa london! semangat blajarnya.. wah2.. kdang aq salut). Dia jawab: Kopitiam (foodcourt deket blok) mbak nit! Just now, I go to Mc. D with my employer, but She asked me to buy food at kopitiam. Hm.. mulai pinter dia sekarang. Aku tanya lagi saking nggumunnya, lah dari Mc.D kok ke kopitiam se? "Yul, perut ke dustbin se?mari ng Mc.D ng kopitiam??" lah dia jawab: "Aku ki sek luwe mbak! yo majikanku wis mangan, aq khan di jarno wae.. ra pantes mangan ng Mc.D.. makane iki aku dikon tuku mangan dw..!" Hm.. Yuli setengah ngamuk jawab pertanyaanku sambil berlalu..
Ternyata.. diapun jadi korban, qeqeqe kasian.. mereka. Kerja sebagai pembantu memang susah2 senang, tapi..kata ibu asramaku dulu waktu aq ngiris bawang dengannya di dapur Elkarim " Nit, kerja tuh semua susah!kalo mau mudah kerja, sana, tidur, tinggal telentang, dapet duit?kamu mau??!" (tentunya kalian tahu, kerja apa yang tidur telentang dapeyt duit khan?? apalagi tampang cakep, cepet tuh.. _jadi polisi tidur kalee..) Ketus, pedess.. tapi berbekal itulah aku bertahan juga di kehidupan ini.
Miris kadang aku menyaksikan bagaimana perlakuan mereka di depan umum. Kalaupun di rumah mereka diperlakukan gak baik, tolonglah kalau di luar, jaga sedikit "kehormatan" mereka, toh sama2 manusia, se asia, anggota asean katanya malah.. Aku pun gak bisa berbuat lebih kok, sesama pembantu.. Sayangnya, peraturan jaga perasaan tuh belom dicantumkan dan belum diusulkan oleh KBRI Singapore. Cuman offday dan bayaran ajah.. ANDAI AKU JADI DUTA BESAR... (Pantes loh, karena aq ngrasain jadi pembantu) Sebenernya syarat jd duta besar tuh musti jadi pembantu dulu, jadi tau kasusnya gimana.. yang temen2 yang makan mie nstan tiap hari, yang musti sembahyang di toilet, yang musti ngepel jam 12 malem, yang suka chatting terus..(yg ini jangan di floorkan!)

ID yg ga nguatin

Herannya aq ketika buka YM pagi2..
Masa ada ID yang namanya: inano2001, ada lagi yang ID nya gigimu_gatal, kumbangbirahi,hm..
Plis dech..
knapa see pada buat ID yang aneh2 kayak gitu?merasa kurang diperhatikan sama temen?ato cari sensasi? Padahal kadang orang bisa jengah baca id kalian yg nyleneh..kalo lucu se, g masalah.. kalo uda menuju kata2 yg gak perlu diumbar.. wadow.. Pake kek, IDnya slamet, joko,edwin,harianto.. ato apa2 lagi yang baik..
Dasar.. gokil!!!

di puji itu..ehem!

Pernahkah kalian maksudnya kamu, aku, menyadari (ah, pake kita aja dech..) bahwa sebetulnya kita itu adalah makhluk2 yang haus pujian??? Sadar enggak sadar terima kenyataannya. Jangan berargumen dulu, karena inia dalah fakta yang tidak memalukan dan tergolong normal. Bukan hanya wanita (karena ada yang pernah bilang padaku bahwa menghadapi wanita itu harus banyak2 dengan pujian), lelaki pun tak kalah sukanya kalau dipuji.
Pujian ini kita dapatkan semenjak kecil, bahkan baru lahir cenger dah dipuji. "Alhamdulillah.. lanang, guanteng kaya bapake.." Meskipun notabene idung pesek kayak bolam philips, kalau anak sndiri pasti dibilang ganteng khan? Itulah awal dari kesalahan kultur di dunia ini. Gimana gak gila pujian semua, lah dari lahir udah dipuji. Besar dikit..bisa bilang Mi.. Bi.. "Alah2.. anak abi dah bisa ngomong, ckckck.. pinter2.." Hayyah.. belom lagi kalau bisa nulis, bisa baca, bisa be'ol di kakus.. akan tambah banyak pujiannya. (Ini fakta: bahkan ketika adik lelakiku kencing di muka mbah Darinem, dukun bayi.red. mbah dukun itu bilang: Thole ganteng.. malah manthuri mbahe..). Wong anak kecil kencing dimukanya malah dipuji ganteng, khan gak logis. Kenapa gak dibilang langsung: Thole, yang kayak gini gak sopan.. Ngerti gak ngerti gak masalah, at least, si bocah bagus tadi lama2 akan paham kalau kencing di muka orang tuh gak baik.
Semakin tua, semakin gila pujianlah semua orang. Makin kecanduan orang akan pujian, makin merana hidupnya. Jangan bilang kalau kita gak suka dipuji. Sekali lagi simpan argumen ini.
Dengerin dulu.. Ketika kita menuliskan sesuatu di blog misalnya, kita akan mendapatkan comment entah apa saja dari mana saja, rasanya pasti akan lebih indah mendapat comment yang enak plus memuji dibandingkan dengan yang mengkritisi. ketika kita melakukan kerja spesial misalnya, dengan misi tertentu dari perusahaan, kemudian kita melakukannya dengan sangat baik (wah, mumtaz jiddan poko'e), kemudian si manajer cuman bilang: not bad.. halah.. rasanya akan luluh lantah tulang2 kita. Berbeda dengan manajer yang bilang : good job guys.. meskipun dengan bonus yang sama jumlahnya. Ngaku? gila pujian enggak?
Nah.. ini masalahnya yang sering dimanfaatkan orang2 yang pandai mencari peluang. Kalian yang berposisi jadi Bandotan Of System alias BOS, hati2 dengan anak buah yg duka "ngatok" dengan senjata pujiannya ini. Apa lagi kalo kalian ini tipe2 gila pujian yang sudah parah. Para wanita juga banyak menjadi korban dengan adanya orang2 pandai mencari peluang ini. Orang idung pesek dibilang mancung juga bahagia.. padahal jelas2 ini pujian yang gak jelas n berbumbu bohong. Tapi anehnya, kalo dibilang pesek, malah kadang marah, padahal fakta. (jadi inget slank... ngebo'ong salah, jujur malah tambah salah)
Pujian oh pujian..
Kadang ada yang bilang :aku gak suka dipuji. Gombale mukidin! Jangan percaya dech.. meskipun begitu.. ada rasa aneh menjalar pada orang yang bilang gak mau dipuji itu, rasa bahagia..
Pujian tuh penting pren...jangan remehkan pujian...jangan mati karena pujian...

aku cinta istriku..:)

Namaku Hasan.
Aku seorang ayah, seorang suami, seorang kepala rumah tangga.. Aku mengenal istriku saat usiaku baru 26 tahun. Sebagai korban (maaf) teknologi, kebetulan sekali Allah mempertemukanku dengan istriku dari dunia maya. Chatting. Mungkin terdengar gila, chatting bisa temukan istri, tapi memang begitulah kenyataannya. Biar dibilang abi gaul oleh anakku yang sekarang sudah menginjak usia TK kecil, ah sudahlah, kalo orang London bilang: nek wis jodho, ora kurang madyo.. Hm... Dia baik, cantik, menurutku.. namanya juga cinta, semuanya jadi subjektif. Orangnya simple, pekerja keras n tabah.. Penyayang, karena tiduran di pangkuan istriku adalah hal yg paling aku suka, biar dibilang anakku abi manja..
Hm.. bertahun menjalani hidup dengan dia serasa baru menjadi kekasihnya sehari. Semua sama.. ciuman selamat pagi dengan secangkir teh hangat selalu aq dapatkan, kecuali hari jum'at, karena istriku harus ngajar pagi2 di hari jum'at. Selebihnya, aku seperti orang yang jatuh cinta padanya tiap hari. Tatapannya sejuk..kemarahan bos dikantrpun, halah.. lenyap kalo sudah pulang. Bukannya mau mendramatisasi, tapi istriku yg ini memang best, lah kebetulan istriku baru satu..
Oh ya, ingat aq waktu pertama kali kami bertemu.. Karena sebelumnya kami hanya ngobrol lewat messenger dan sesekali mengirim gambar terbaru lewat e-mail.. Oh ya, thanks to friendster and bloggernya google jugah. Hm.. bener kata Umar, abinya gaul.. Kisah kasih jarak jauh kami berjalan setahun lebih. Dan dasar aq agak bonek, aq mencoba bertahan, karena keyakinan bahwa dia nanti yg akan jadi umi anak2 aku, nyatanya.. keturutan juga. Siang itu karena kebetulan aku cuti kerja aku pulang ke kampung halaman. Disamping rindu pada mamipapi dirumah, keingintahuanku pada wanita yang membuat aku bisa bangun dan melek sesudah subuh. Ternyata, dia tak seperti yang aku kenal lewat dunia maya ataupun telepon, dia pemalu abis. Hh.. tapi namanya sudah terlanjur.. y udah..
Akhirnya, diusiaku yg 28 tahun, aq meminta pada orang tuanya, yah meskipun aku yakin diterima (dah, pokoknya yakin dech! narsis minded..), tapi namanya ndredeg alias nervous ituh tetep adah, tp Hamdulillah diterima dengan masakan yg enak. Setelah itu, ya kawin lah..plus acara reuni sama temen2 kuliah kami. Setelah itu.. kami pindah rumah, sederhana, tak terlalu besar, tapi nyaman. Malang akhirnya menjadi kota pilihan kami, dekat dengan rumah ortuku, tapi agak jauh dg ortu istriku, pertimbangan nakalku adalah kalo dia ngambek gak balik ke rumah ortunya,tapi...kerjaanku di Surabaya.. halah, capeknya bukan main. Tapi demi anak istri..
Oh ya, suatu hari istriku tanya padaku: "Mas, mo istri yg gimana se?" Hm.. bingung aku jawabnya, akhirnya aq jawab ajah: "Ya yg kayak pyan de' dapetnya jg ini, aku syukurin ajah, hihi.." Memang aku gak bisa kalo suruh serius.. Dia diem..ajah, kayaknya mikir, lah istriku emang hobby mikir. Trus dia bilang lagi:" Kalo aku pergi, mas cariin umi lagi buat Umar yah.." Deg! Pertanyaan apa ini?? Aku menatap matanya dalam2, mencari jawaban kenapa istriku jadi aneh begini. Tapi istriku memang pandai menyembunyikan hal2 yang tak seharusnya aku tahu, matanya tetap sejuk, damai..
"Bi, dah sampai.. kita beli bunga melati kesayangan umi dulu bisa, Umar mau tanam di samping umi.. Pasti umi senyum.. Umi disayang Allah Bi yah, coba Umar bisa ikut..Tapi umi bilang Umar harus jaga abi, sayang abi..jadi Umar gak bisa ikut.." Anakku bicara selancar uminya ketika aku sadar sudah sampai di parkiran Masjid An Nur, memarkir mobilku, menuju kedai bunag di samping masjid. Anakku memilih bunga melati kesayangan uminya, aku bayar, kemudian menuju samping masjid AnNur. Menjumpai istriku.. karena hari ini ulang tahunnya. memberikannya melati, seperti kebiasaanku dulu, meskipun rumah kami akhirnya seperti kebun melati, tapi istriku selalu senyum dan bilang: Thanks Mas (jangan salah, TOEFL istriku tembus 500 lebih loh..), dan tentu saja kecupan mendarat di pipi, memang tulah yang aku tunggu..
Aku dan anakku jongkok di depan sebuah makam bertuliskan " Zulfah Binti Abdullah". Aku baca Yaasin utknya, Fatihah, ah.. rasanya dia dekat sekali, disusul doa utknya yg diamini Umar anakku. "De' met ultah.. udah kepala tiga, tapi pyan tetep cantik.."
Aku dan anakku pulang setelah ritual itu selesai.. Masih aku ingat saat terakhir dia berjuang dengan leukimianya. Dia bilang sudah capek menjalani terapi, mau tawakkal sajah pdNya. Pagi itu dia mandi, berdandan sederhana, mengucapkan selamat pagi dan duduk di tempat tidurnya, menyuruhku berbaring di pangkuannya sambil membelai rambutku yang semrawut karena malas potong rambut. Kemudian istriku mulai bicara "Mas, cari Zulfah yang lain.. pasti ada, kasian Umar tanpa uminya.." Air bening terasa mengalir di pipiku saat itu Ya Allah.. aku cinta istriku..
Terbata2 aku jawab permintaan istriku."De' hanya ada satu zulfah di dunia ini, dan itu pyan..hanya satu.." Tak ada kata lagi yg sanggup keluar dari kerongkonganku, kaku. Lalu dia tersenyum dan berkata: "Ada Mas.. ada.. dia pun akan datang buat pyan, buat Umar..Nanti pasti Mas jumpa dia.." Lalu dia bilang kalau badannya capek, ingin beristirahat.. dan pergilah istriku dalam keanggunannya, kecantikannya, dan kelembutannya..seiring dengan syahadatnya..
Ya Rabb.. kemana aku harus mencari Zulfah lagi?
"Bi.. Umar laper, makan di KFC boleh?" Celoteh anakku membangunkan ingatanku pd istriku. "Boleh.. yuk.. " Kataku membelokkan mobil ke parkiran KFC. "Bi, umi dulu juga suka bawakan Umar makanan dari sini Bi yah.. "
Aku diam saja, menuntun anakku masuk, ya Umar.. ini tempat Zulfah pertama kali bertemu dengan Hasan..

dedicated to my beloved sissy n friend, .. miss u de'..

In a nut shell

Jika Allah yang menolong kamu, maka tiadalah yang dapat mengalahkanmu, jika Allah membiarkan kamu (tidak menolongmu)maka siapakah yang dapat menolong kamu selain Allah. -Ali Imran 160